PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Bennie Brian Tonni Embang, menyoroti pembangunan infrastruktur yang terus dioptimalkan Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya pada tahun 2025 ini. Fokus utama diarahkan pada perbaikan jalan dan drainase sebagai kebutuhan vital masyarakat.

Berdasarkan informasi dari Pemko yang diterima Bennie mengungkapkan, tahun ini ada lebih dari 100 ruas jalan yang menjadi target perbaikan. Hingga pertengahan Agustus, tercatat sudah ada sekitar 93 ruas jalan yang berhasil diperbaiki, ditambah tujuh titik drainase yang juga telah diselesaikan. Capaian ini dinilainya, sebagai langkah positif Pemko dalam meningkatkan pelayanan infrastruktur dasar.

Namun, ia mengingatkan agar pengerjaan tidak hanya mengejar kuantitas. Menurutnya, kualitas perbaikan harus menjadi perhatian utama agar hasil pembangunan dapat bertahan dalam jangka panjang. 

“Kualitas jalan harus baik, jangan mudah rusak. Kalau cepat rusak, justru akan membuat anggaran infrastruktur menjadi boros,” tegasnya, Selasa, 19 Agustus 2025.

Selain itu, Bennie menekankan pentingnya transparansi dalam penggunaan anggaran infrastruktur. Ia menyebut, masyarakat berhak mengetahui sejauh mana alokasi dana pembangunan digunakan serta apa saja yang sudah dikerjakan. Transparansi, kata dia, akan menumbuhkan kepercayaan publik terhadap pemerintah.

“Anggaran yang digunakan harus transparan, jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan. Jangan sampai ada kesan tumpang tindih atau bahkan penyalahgunaan, karena pembangunan ini menyangkut kepentingan masyarakat luas,” ujarnya.

Bennie juga meminta Pemko untuk memperhatikan aspek perencanaan yang matang sebelum melakukan perbaikan jalan dan drainase. Hal ini termasuk pemetaan prioritas wilayah, kualitas material yang digunakan, hingga pengawasan ketat di lapangan. Dengan begitu, pembangunan bisa lebih efisien dan tepat sasaran.

Lebih jauh, ia berharap DPRD dan Pemko dapat terus bersinergi dalam mengawasi jalannya program infrastruktur. Menurutnya, fungsi pengawasan dari legislatif sangat penting untuk memastikan setiap pembangunan sesuai dengan standar dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Tujuan utama kita adalah menghadirkan infrastruktur yang kuat, tahan lama, dan bermanfaat langsung bagi warga. Jika jalan dan drainase baik, maka perekonomian bisa lebih lancar, lingkungan lebih sehat, dan masyarakat lebih sejahtera,” pungkas Bennie. (MARINI/j)