NANGA BULIK –

BORNENONEWS, Nanga Bulik - Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, meluncurkan Gerakan Pilah Sampah (GPS) melalui Surat Edaran Nomor 058/114/VI/BU/2025. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan sampah yang berkelanjutan di Kabupaten Lamandau.

Surat edaran tersebut ditujukan kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah dan Kepala Instansi Vertikal, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mengatasi permasalahan sampah. Bupati Rizky Aditya Putra menekankan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat.

Bupati menyoroti masih adanya praktik pengelolaan sampah yang kurang tepat, seperti pembakaran terbuka dan penimbunan ilegal. Selain itu, pemanfaatan sampah bernilai ekonomis juga belum optimal.

Untuk itu, Bupati mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL) untuk menjadi pelopor dalam menjaga kebersihan lingkungan dengan memilah sampah di kantor dan rumah.

"Saya mengajak seluruh ASN dan THL untuk menjadi garda terdepan dalam memilah sampah, mulai dari lingkungan kantor hingga rumah kita masing-masing. Dengan memilah sampah, kita tidak hanya mengurangi pencemaran, tapi juga mendukung daur ulang dan memperpanjang usia TPA kita. Mari kita tunjukkan bahwa Lamandau peduli lingkungan," tegas Bupati, Selasa, 19 Agustus 2025 

Gerakan ini akan dikoordinasi oleh masing-masing Kepala Perangkat Daerah, dengan tujuan menumbuhkan kesadaran dan karakter peduli lingkungan di kalangan ASN dan THL. Tujuan utama dari pemilahan sampah adalah untuk mempermudah pengelolaan, mengurangi pencemaran, mendukung daur ulang, serta mengurangi volume sampah yang masuk ke TPA Nanga Bulik.

"Setiap kantor diwajibkan menyediakan minimal dua tempat khusus untuk pemilahan sampah, yaitu untuk botol plastik dan untuk kertas serta sejenisnya," kata Bupati.

Lebih lanjut Bupati mengatakan, Sampah yang terkumpul secara berkala dapat disetorkan ke Bank Sampah Induk Bukit Hibul, yang memberikan insentif ekonomi bagi para penabung.

"Gerakan Pilah Sampah ini adalah langkah nyata kita untuk mewujudkan Lamandau yang bersih, sehat, dan berkelanjutan," ujar Bupati. 

Dengan Gerakan Pilah Sampah ini, Bupati berharap Kabupaten Lamandau dapat menjadi contoh dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan. (NATALIA KRISTIN/j)