BORNEONEWS, Palangka Raya – Ketua DPRD Palangka Raya, Subandi, bersama Anggota Komisi II, Khemal Nasery, menegaskan pentingnya pelibatan perguruan tinggi dalam proses penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). Hal ini termasuk dalam pembahasan Raperda Penyelenggaraan Kota Sehat yang saat ini tengah digodok oleh DPRD bersama pemerintah kota.
Menurut Subandi, perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai pusat kajian dan riset yang dapat memberikan masukan berbasis data dan penelitian.
“Dengan melibatkan akademisi, regulasi yang dihasilkan akan lebih komprehensif, terukur, serta dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata,” ucapnya, Selasa, 19 Agustus 2025.
Ia menambahkan, keberadaan kampus di Palangka Raya harus dimanfaatkan secara optimal, tidak hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga mitra pemerintah daerah dalam menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran.
“Raperda yang lahir dari hasil kajian akademis akan lebih aplikatif dan berkelanjutan,” lanjut Subandi.
Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery, menekankan bahwa Raperda Penyelenggaraan Kota Sehat bukan hanya sebatas aturan formal, tetapi juga menjadi instrumen untuk mendorong masyarakat hidup sehat.
Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi akan memperkuat basis kebijakan agar sesuai dengan kondisi lokal Palangka Raya.
“Kami ingin setiap kebijakan, terutama yang menyangkut kesehatan masyarakat, benar-benar dapat dipertanggungjawabkan. Kampus bisa memberikan pandangan akademis, sementara DPRD memastikan keberpihakan pada kepentingan rakyat,” ujar Khemal.
Ia menilai bahwa perguruan tinggi di Palangka Raya memiliki sumber daya yang mumpuni, baik dari segi dosen maupun mahasiswa yang bisa berkontribusi dalam memberikan masukan terhadap regulasi. Sinergi tersebut diharapkan melahirkan kebijakan yang inovatif dan mampu menjawab tantangan kota sehat di masa depan.
Subandi dan Khemal sepakat bahwa sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan perguruan tinggi akan mempercepat terwujudnya Palangka Raya sebagai kota sehat, berkelanjutan, serta ramah lingkungan. Keduanya berharap pembahasan Raperda dapat berjalan lancar dengan dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan. (MARINI/j)









