BORNEONEWS, Sukamara – Pengusaha ikan asin di Sukamara, mampu mengirim produksinya sampai puluhan ton ke berbagai wilayah. Melimpahnya hasil laut di Kecamatan Jelai, Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah membuat produksi ikan asin olahan masyarakat kampung nelayan di wilayah ini cukup tinggi. Hasil produksi puluhan ton dalam sekali pengiriman ke Pangkalan Bun dan Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
"Produksi ikan asin kami hasil tangkapan nelayan pendatang dan nelayan asli dari Kecamatan Jelai. Untuk ikan kecil seperti ikan belanak itu hasil nelayan daerah kita sendiri, sedangkan yang besar sejenis ikan talang dan ikan jaan itu hasil tangkapan nelayan pendatang,” tutur Milah, salah satu warga Kampung Nelayan yang menekuni usaha ikan asin kepada Borneonews, Rabu (2/11/2016).
Milah menjelaskan, jenis ikan berukukan besar dibeli dari nelayan luar, karena tidak ada nelayan lokal yang menangkap ikan besar seperti itu dalam jumlah banyak. Hal tersebut disebabkan armada yang digunakan oleh nelayan lokal tidak sebesar nelayan pendatang.
“Selain itu mereka melaut dalam waktu lama, biasanya 10 hari melaut baru mereka kembali ke darat untuk menjual hasil tangkapannya. Sementara nelayan di sini jika ingin pergi melaut hanya pulang pergi,” katanya.
Dalam sekali pengolahan ikan asin, kelompoknya mampu mengasinkan ikan basah sebanyak 1 ton lebih yang hasil keringnya hanya mencapai ratusan kilo saja. Namun dalam satu bulan dia dan rekannya hanya melakukan pengasinan beberapa kali saja karena terhambat kedatang nelayan yang lama melaut.
“Dalam satu bulan kita hanya melakukan pengasinan ikan sebanyak dua atau tiga kali saja, masalahnya nelayan terlalu lama melaut” ungkap Milah.
Dikatakannya hasil produksi ikan asin yang diolah oleh kelompok nelayannya mampu mengirim ikan asin dalam jumlah banyak, dimana sekali pengeriman mampu mencapai 2 ton hingga 3 ton. Sedangkan untuk harga jual ikan berbeda tergantung jenis dari ikan asin tersebut.
“Untuk ikan asin jaan kita jual dengan harga Rp25.000 perkilo gramnya, sedangkan ikan asing telang kita jual Rp35.000 perkilogram. Harga ini kita jual sampai dilokasi pembeli didarah Pangkalan Bun dan Banjarmasin.” Kata Pengusaha ikan asin di Kampung Nelayan. (MG-13/N).








