BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Tengah menegaskan pentingnya kesiapan sarana prasarana dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kalteng, Alpius Patanan, menyebut peralatan harus dipelihara dengan baik agar siap digunakan kapan saja.
“Pemeliharaan peralatan harus optimal. Jangan sampai saat darurat, peralatan kita tidak siap. Kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, komunitas, pengusaha, dan media sangat penting dalam pencegahan karhutla,” jelas Alpius dalam keterangan resminya, Rabu, 19 Agustus 2025.
Menurutnya, meski kondisi cuaca saat ini masih relatif aman dengan curah hujan yang terjadi di sejumlah wilayah, potensi karhutla tetap perlu diwaspadai.
Satgas Karhutla juga memaksimalkan peran tim darat dalam patroli serta sosialisasi di desa rawan karhutla, disertai kesiapan armada udara untuk mendukung pemadaman.
“Hotspot nihil dan kualitas udara masih baik. Namun, ini tidak berarti kita lengah. Musim kemarau basah tetap bisa berubah menjadi ancaman jika ada pembakaran lahan,” tegasnya. (HERMAWAN DP/y)
BPBD Kalteng Tegaskan Kesiapan Peralatan untuk Antisipasi Karhutla
Bagikan:

PALANGKA RAYA –
Komentar0
Jadilah yang pertama membagikan
Bagikan:

Berita Terkait
Topan Champi Ancam Taiwan, Sekolah dan Perkantoran Ditutup di 20 Wilayah
Distribusi Masih Jadi Hambatan, Industri Komik Indonesia Dinilai Punya Potensi Besar
Iran Ancam Gunakan Taktik Baru jika AS Kembali Lancarkan Serangan
OJK Kalteng Tekankan Manfaat Nyata Inklusi Keuangan bagi Kesejahteraan Masyarakat
Dokter Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan terhadap Anak Kandung Berusia 4 Tahun
Dampak Karhutla bagi Kesehatan Bukan Hanya Gangguan Pernapasan
Komentar (0)
Memuat komentar…







