JAKARTA –

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Ketua Lembaga Perempuan Dayak Pulang Pisau Andriani, dalam kegiatan tersebut sebagai juri lomba, memberikan apresiasi kepada KPSHK yang telah menggelar lomba menganyam rotan tingkat pelajar.

"Kegiatan ini sangat bagus dan positif, membangun kaum muda untuk mencintai budaya dan kearifan lokal Pulpis, kita ketahui di jaman sekarang banyak anak - anak yang tidak memiliki minat menganyam lebih tertarik pada Gadget," kata Andriani, Rabu, 20 Agustus 2025.

Asisten III Sekretariat Setda Pulpis ini menambahkan, melalui lomba ini, mengarahkan anak muda ke dalam kegiatan yang positif.

Menurut Andriani, KPSHK sudah lama konsen di Kabupaten Pulpis, dalam menjaga hutan yang berkelanjutan dan melestarikan Hutan gambut dengan memberdayakan masyarakat lokal.

Andriani menegaskan, melalui program KPSHK, diharapkan masyarakat juga bisa menjaga hutan, bisa memanfaatkan hasil hutan dalam hal ini rotan dengan bijak dan mampu menjaga kearifan lokal yang ada.

"Saya berharap ini bukan hanya sekedar lomba, tetapi bisa menjadikan ruang bagi pelajar untuk wadah belajar, mempertahankan budaya dan kearifan lokal Pulpis," ujar Andriani.

Ia berharap, kegiatan ini tidak hanya selesai di tingkat pelajar, tapi bisa memberi ruang kepada perempuan - perempuan Dayak yang ada di pulang pisau dari tingkat Desa, kecamatan untuk melestarikan budaya lokal. (RETHA/H)