BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Gloriana Aden menegaskan bahwa kemandirian Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) merupakan syarat mutlak untuk memastikan demokrasi berjalan sehat dan bermartabat.
Menurut Gloriana, Bawaslu bukan sekadar pengawas teknis pemilu, tetapi garda terdepan dalam memastikan hak politik rakyat terlindungi.
“Bawaslu harus tegak lurus pada aturan hukum, bebas intervensi, serta menjunjung tinggi profesionalisme,” ucapnya, Rabu, 20 Agustus 2025.
Ia menyebutkan, dukungan pemerintah daerah akan selalu diberikan untuk memperkuat independensi Bawaslu.
Dengan lembaga pengawas yang kuat, kata dia, kepercayaan publik terhadap pemilu dapat terjaga, sehingga demokrasi tumbuh sehat.
“Hanya dengan lembaga pengawas yang kuat dan independen, demokrasi dapat tumbuh sehat dan bermartabat,” tegas Gloriana.
Ia juga menambahkan bahwa Pemko Palangka Raya siap bersinergi dalam upaya memperkuat kelembagaan pengawas pemilu. Gloriana mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menolak segala bentuk kecurangan pemilu.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pesta demokrasi bukan hanya tugas penyelenggara, melainkan juga tanggung jawab bersama semua pihak.
Menurutnya, nilai keadilan harus menjadi landasan dalam setiap proses pemilu. Jika pengawasan dilakukan secara efektif dan mandiri, maka pesta demokrasi benar-benar menjadi sarana perwujudan kedaulatan rakyat.
“Demokrasi hanya akan kokoh bila pengawasan berjalan efektif dan mandiri. Mari bersama menjaga amanah rakyat ini,” pungkas Gloriana. (MARINI)
Caption :









