KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Banjir bandang melanda sejumlah desa di Kecamatan Mandau Talawang, Kapuas Hulu, Rabu, 20 Agustus 2025. Kenaikan debit air Sungai Kapuas dan Sungai Talawang yang signifikan menyebabkan situasi darurat, mengancam keselamatan warga dan menghanyutkan sejumlah rumah. 

Berdasarkan laporan warga sekitar, telah menginformasikan bahwa kondisi air terus meninggi di Desa Manyarung dan sekitarnya sejak tadi pagi dan mencapai puncaknya pada siang dan sore hari.

"Tinggi air bervariasi ada yang sepinggang orang dewasa dan ada yang sudah mencapai dada orang dewasa," ucap Lesi, menginformasikan.

Bahkan, di Desa Jakatan Masupa, 11 rumah dilaporkan telah hanyut terbawa arus deras, sementara di Desa Tumbang Manyarung, empat rumah juga mengalami nasib serupa. 

Musibah ini menjadi peringatan serius bagi seluruh masyarakat yang tinggal di wilayah pinggir sungai untuk selalu waspada.

"Warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai, termasuk Sungai Kapuas Hulu dan Sungai Mandau Talawang, diimbau untuk segera melakukan persiapan," tukas Lesi, warga Desa Manyarung.

Masyarakat juga menaruh harapan besar agar Pemerintah Daerah dapat segera memberikan bantuan bagi warga yang terdampak banjir di Kecamatan Mandau Talawang dan desa-desa sekitarnya. Bantuan logistik, seperti makanan, air bersih, dan obat-obatan, sangat dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan dasar para korban yang kini terpaksa mengungsi.

Belum ada informasi yang diterima saat ini, terkait tindakan lanjutan dan koordinasi dari pemerintah daerah. Namun musibah ini, menurut warga,  telah disampaikan ke pihak pemerintah daerah. (SABRIANOOR/j)