PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Bank Indonesia (BI) Kantor Perwakilan Kalimantan Tengah (Kalteng) melaksanakan layanan kas keliling susur sungai untuk memenuhi kebutuhan uang tunai layak edar masyarakat yang tinggal di pelosok Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito.

"Kegiatan ini juga bertujuan menjaga kualitas uang yang beredar, sekaligus meminimalkan peredaran uang palsu," kata Kepala BI Kantor Perwakilan Kalteng Yuliansah Andrias saat peluncuran layanan kas keliling susur sungai di Buntok, Kabupaten Barito Selatan, Rabu, 20 Agustus 2025.

Dia menjelaskan layanan itu sebagai bagian dari upaya memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap rupiah, khususnya di daerah yang sulit dijangkau seperti DAS Barito.

Adapun peluncuran kas keliling susur sungai DAS Barito ini, tindak lanjut dari hasil survei yang dilakukan tim BI pada Juli 2025. Juga komitmen BI dalam menghadirkan layanan kas prima secara merata dan inklusif, khususnya di DAS di provinsi ini.

Andrias mengatakan selain peluncuran layanan penukaran uang, pihaknya juga melaksanakan edukasi cinta, bangga dan paham (CBP) rupiah kepada masyarakat di Barito Selatan.

"Edukasi itu sebagai bagian dari meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat dalam menjaga integritas rupiah," ujarnya.

Kepala BI Kantor Perwakilan Kalteng itu juga menyampaikan pihaknya melaksanakan sosialisasi mengenai Sistem Pembayaran Digital berbasis QR Code atau yang dikenal dengan QRIS. Termasuk edukasi perlindungan konsumen melalui PeKA (Peduli, Kenali dan Adukan).

Dia mengatakan di lokasi yang sama dilaksanakan juga gerakan pangan murah sebagai bagian dari dukungan pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat.

Di mana kegiatan itu bekerjasama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Barito Selatan, Dinas Perikanan Barito Selatan, Dinas Perdagangan Barito Selatan, serta Bulog.

"Pangan murah ini bertujuan sebagai wujud sinergi dalam upaya pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan pangan daerah, khususnya di kota Buntok," tandas Andrias.

ANTARA