PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Palangka Raya, Hatir Sata Tarigan menyampaikan sejumlah catatan penting hasil reses Daerah Pemilihan (Dapil) I di Kelurahan Marang. Dalam kunjungannya, masyarakat setempat menyampaikan berbagai aspirasi yang dinilai sangat mendesak untuk diperhatikan pemerintah, baik dari sisi infrastruktur, layanan kesehatan, hingga potensi pengembangan wisata.

Salah satu keluhan utama warga adalah kondisi jembatan penghubung menuju kampung yang saat ini mengalami kerusakan. Jembatan tersebut merupakan akses vital bagi mobilitas masyarakat sehari-hari, termasuk untuk kegiatan ekonomi maupun sosial. Hatir menegaskan, perbaikan jembatan ini harus segera ditindaklanjuti agar aktivitas warga tidak terhambat.

Selain infrastruktur dasar, Hatir juga menyoroti potensi wisata alam di Kelurahan Marang. Menurutnya, wilayah tersebut memiliki sejumlah danau yang indah dan berpotensi dikembangkan sebagai objek wisata baru. Jika dikelola dengan baik, sektor wisata ini diyakini dapat menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar.

“Marang memiliki kekayaan alam yang luar biasa, terutama danau-danau yang bisa menjadi destinasi wisata. Jika pemerintah mendukung pengelolaan dan promosi wisata di sini, maka akan berdampak positif pada ekonomi lokal,” ujarnya, Rabu, 20 Agustus 2025.

Dalam reses itu, masyarakat juga mengeluhkan persoalan jaminan kesehatan. Banyak warga berharap agar akses terhadap layanan BPJS bisa lebih mudah dan menyeluruh, terutama bagi keluarga dengan keterbatasan ekonomi. Hatir menyebutkan, jaminan kesehatan merupakan hak dasar yang harus dijamin oleh negara agar masyarakat merasa aman dan terlindungi.

Selain itu, ketersediaan fasilitas kesehatan juga menjadi catatan penting. Warga berharap adanya peningkatan sarana kesehatan seperti puskesmas, tenaga medis, dan ketersediaan obat-obatan. Hatir menegaskan bahwa layanan kesehatan yang layak sangat penting untuk memastikan masyarakat bisa mendapatkan penanganan cepat dan tepat.

"Tak hanya itu, aspirasi terkait peningkatan kualitas layanan publik juga menjadi perhatian. Warga meminta agar pelayanan administrasi lebih cepat, transparan, dan mudah dijangkau. Sebab, kualitas pelayanan publik mencerminkan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat," tambahnya.

Hatir menegaskan bahwa seluruh catatan tersebut akan dibawanya ke rapat pembahasan di DPRD untuk kemudian disampaikan kepada pemerintah kota. Ia berkomitmen memperjuangkan kebutuhan masyarakat Marang agar pembangunan lebih merata dan kesejahteraan warga semakin meningkat. (MARINI/H)