BORNEONEWS, Palangka Raya – Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran menegaskan bahwa Posyandu kini telah bertransformasi dari sekadar layanan kesehatan menjadi pusat pelayanan lintas sektor.
Hal itu disampaikannya dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu. Kegiatan ini berlangsung pada 20–22 Agustus 2025 di Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya.
“Posyandu bukan lagi sekadar tempat penimbangan balita dan imunisasi. Saat ini Posyandu telah berkembang menjadi pusat layanan masyarakat yang mencakup 6 bidang, yakni kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, serta ketenteraman dan ketertiban umum,” ujar Aisyah di Palangka Raya.
Aisyah menjelaskan, perkembangan ini sejalan dengan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2024. Posyandu menjadi wadah pelayanan masyarakat yang melibatkan berbagai dinas, mulai dari kesehatan hingga sosial.
Ia memberikan sejumlah contoh, di antaranya Posyandu mendukung PAUD dan penyediaan ruang baca di bidang pendidikan.
Pada bidang kesehatan, Posyandu berperan dalam imunisasi dan pemantauan tumbuh kembang anak, serta mendukung program pemeriksaan kesehatan gratis.
Di bidang pekerjaan umum, Posyandu membantu mengidentifikasi kebutuhan infrastruktur desa, sementara di bidang sosial berperan dalam gotong royong, pemberdayaan ekonomi keluarga, hingga penyelenggaraan pasar murah.
“Melalui transformasi ini, diharapkan kader mampu mengoptimalkan peran Posyandu sehingga manfaatnya menjangkau seluruh masyarakat hingga pelosok desa,” pungkas Aisyah. (HERMAWAN DP/R)








