PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Juru bicara reses daerah pemilihan (Dapil) II DPRD Palangka Raya, Bennie Brian Tonni Embang menyampaikan bahwa hasil reses yang dilaksanakan di wilayah Kelurahan Palangka dan Menteng menghasilkan 95 usulan utama dari masyarakat.

Menurutnya, mayoritas aspirasi yang disampaikan warga masih berfokus pada kebutuhan dasar infrastruktur.

Bennie menegaskan, usulan terbanyak yang disampaikan warga berkaitan dengan peningkatan jalan. Kondisi jalan lingkungan yang rusak dan belum teraspal menjadi keluhan utama masyarakat karena menghambat aktivitas sehari-hari. 

“Jalan merupakan kebutuhan vital, dan warga berharap segera ada perhatian lebih dari pemerintah daerah,” ujarnya, saat Rapat Paripurna Ke-1 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025/2026, Kamis, 21 Agustus 2025.

Selain perbaikan jalan, masyarakat juga menyoroti pentingnya drainase yang memadai untuk mengantisipasi banjir saat musim hujan. Beberapa titik rawan genangan air di Palangka dan Menteng disebut perlu mendapatkan prioritas agar tidak terus menimbulkan kerugian bagi warga.

Bennie menyebut, selain infrastruktur fisik, aspirasi lain juga mencakup peningkatan fasilitas pelayanan publik.

Misalnya, perbaikan sarana pendidikan, kesehatan, serta penerangan jalan umum yang masih belum merata di beberapa kawasan. Hal ini dinilai penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Menurut Bennie, jumlah 95 usulan yang terkumpul menunjukkan tingginya partisipasi warga dalam menyampaikan aspirasi. Hal ini menjadi catatan penting bagi DPRD sebagai wakil rakyat untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat dalam pembahasan bersama pemerintah daerah.

Ia menambahkan, seluruh usulan tersebut nantinya akan dihimpun dan dipilah sesuai dengan prioritas kebutuhan.

“Kami akan memperjuangkan agar usulan masyarakat ini tidak hanya menjadi catatan, tetapi benar-benar masuk dalam program pembangunan daerah,” tegas Bennie.

Bennie berharap pemerintah kota dapat menindaklanjuti aspirasi tersebut dengan alokasi anggaran yang memadai. Menurutnya, perbaikan infrastruktur dasar seperti jalan dan drainase akan memberikan dampak positif langsung terhadap perekonomian warga.

“Kalau jalan bagus, mobilitas warga lebih lancar, aktivitas ekonomi lebih hidup. Begitu juga dengan drainase yang baik akan mengurangi kerugian akibat banjir. Jadi ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga investasi untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (MARINI/R)