PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Otoritas Jasa Keuangan atau OJK Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat literasi keuangan di kalangan generasi muda melalui kegiatan edukatif yang melibatkan anggota Pramuka pada kegiatan edukatif pada momentum Hari Indonesia Menabung pada Kamis, 21 Agustus 2025.

Dalam kegiatan Hari Indonesia Menabung tersebut Asisten Direktur Senior Kantor OJK Kalimantan Tengah, Andrianto Suhada, menyampaikan materi edukasi keuangan secara langsung kepada peserta Pramuka dari berbagai tingkatan.

Dalam pemaparannya, Andrianto memperkenalkan dua buku saku yang telah diterbitkan oleh OJK, yaitu SKK Cakap Keuangan dan SKK Penabung. Kedua buku ini dirancang khusus untuk mendukung pembentukan karakter generasi muda yang cerdas finansial dan memiliki daya saing tinggi di masa depan. Materi dalam buku tersebut disusun dengan pendekatan yang mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan sehari-hari anak muda.

“Pengelolaan keuangan sejak dini bukan hanya penting, tetapi juga menjadi fondasi bagi kemandirian ekonomi generasi mendatang,” ujar Andrianto.

Ia menekankan bahwa literasi keuangan harus dimulai dari usia muda agar kebiasaan positif seperti menabung, merencanakan pengeluaran, dan memahami risiko keuangan dapat tertanam dengan baik.

Kedua buku saku tersebut juga disesuaikan dengan jenjang Pramuka, mulai dari Siaga, Penggalang, hingga Penegak/Pandega. Setiap tingkatan memiliki persyaratan dan materi yang dirancang untuk membentuk pemahaman bertahap tentang keuangan, sesuai dengan usia dan kapasitas peserta. Hal ini diharapkan dapat mendorong proses pembelajaran yang berkelanjutan dan aplikatif.

"OJK melihat Pramuka sebagai mitra strategis dalam menyebarkan semangat literasi keuangan karena memiliki struktur organisasi yang kuat dan nilai-nilai kedisiplinan yang sejalan dengan pengelolaan keuangan yang baik," katanya.

Melalui pendekatan ini, OJK berharap dapat menjangkau lebih banyak anak muda di Kalimantan Tengah dan membekali mereka dengan keterampilan finansial yang relevan.

Dengan peluncuran buku SKK Cakap Keuangan dan SKK Penabung, OJK Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya dalam menciptakan ekosistem keuangan yang inklusif dan berkelanjutan. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa literasi keuangan dapat ditanamkan sejak dini melalui kolaborasi antara lembaga keuangan dan organisasi kepemudaan seperti Pramuka.

Acara ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, Ketua Kwartir Nasional, Ketua Kwartir Daerah, seluruh Bupati dan Walikota, Kepala OJK Provinsi Kalimantan Tengah, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kehadiran para pemimpin daerah ini menunjukkan komitmen bersama dalam membangun generasi muda yang cerdas finansial. (TESTI PRISCILLA/j)