BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa pekan terakhir membuat debit air sungai meningkat. Tak hanya itu, jalan lintas Pangkalan Bun ke Kecamatan Kotawaringin Lama (Kolam) yang tradisinya banjir saat masih dalam kondisi aman.

Hanya saja, jalan timbunan tanah itu saat ini terbilang rawan, sebab hujan yang mengguyur membuat kondisi jalan licin dan berbahaya bagi pengguna jalan.

Kasat Lantas Polres Kobar AKP Asdini mengatakan, kondisi jalan tersebut cukup rawan, sehingga ia mengharapkan para pengguna jalan untuk dapat meningkatkan kewaspadaan dan lebih berhati-hati.

"Khususnya bagi pengendara roda dua, agar dapat lebih berhati-hati," kata Kasat, Rabu (2/11/2016).

Hal itu dipertegas BMKG Pangkalan Bun yang memperkirakan, cuaca hujan dengan intensitas rendah sedang disertai petir akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan. 

Untuk itu Kepala BMKG Pangkalan Bun Lukman Soleh mengharapkan, kewaspadaan masyarakat, khususnya pengguna jalan. Untuk dapat mengurangi aktivitas di luar ruangan, terlebih jika cuaca sedang hujan.

"Takutnya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," imbuhnya. (FAHRUDDIN/m)