PULANG PISAU –

BORNEONEWS, Pulang Pisau – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Pulang Pisau memberikan apresiasi kepada Konsorsium Pendukung Sistem Hutan Kerakyatan (KPSHK) atas upaya pelestarian budaya lokal melalui lomba menganyam rotan.

Apresiasi tersebut disampaikan Kepala Bidang Kebudayaan, Seni, Cagar Budaya, dan Permuseuman Disbudporapar, Gotat, yang hadir mewakili Kadis sekaligus mendampingi Wakil Bupati Pulang Pisau dalam puncak acara HUT ke-80 RI yang digelar KPSHK di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Handep Hapakat, Kamis malam, 21 Agustus 2025.

Menurut Gotat, kegiatan yang melibatkan para pelajar ini bukan sekadar lomba, tetapi sarana edukasi sekaligus pelestarian budaya.

“Kegiatan ini sangat bagus. Selain memberikan edukasi kepada pelajar terkait keterampilan menganyam, juga menjadi upaya melestarikan budaya lokal, khususnya warisan Suku Dayak Pulpis,” ujar Gotat.

Ia menambahkan, saat ini jumlah pengrajin rotan semakin berkurang. Akibatnya, ketika ada event provinsi yang menampilkan produk lokal, hanya sedikit pengrajin yang bisa berpartisipasi.

Dengan adanya lomba ini, lanjut Gotat, anak-anak muda, khususnya pelajar, diharapkan semakin mencintai produk lokal dan menumbuhkan rasa memiliki terhadap budaya daerah.

“Ini langkah awal untuk membangkitkan minat generasi muda agar tidak melupakan identitas budaya mereka,” jelasnya.

Gotat menegaskan, pihaknya melalui Disbudporapar siap menjalin kerja sama lebih lanjut dengan KPSHK maupun para pengrajin rotan agar pemberdayaan bisa berkelanjutan. “Kami akan membawa hasil anyaman rotan ini untuk diperlombakan di Festival Isen Mulang pada Mei 2026 mendatang,” pungkasnya. (RETHA/j)