PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin, menegaskan bahwa usaha mikro memiliki peran sentral sebagai tulang punggung perekonomian daerah. Hal ini disampaikannya mengingat kontribusi signifikan usaha mikro dalam mendukung perputaran ekonomi masyarakat Kota Palangka Raya.

Fairid Naparin mengutip data dari Kementerian Koperasi dan UKM yang mencatat bahwa lebih dari 99 persen unit usaha di Indonesia adalah UMKM, yang mampu menyerap lebih dari 97 persen tenaga kerja.

Ia menekankan bahwa di Palangka Raya, kontribusi usaha mikro juga sangat besar dalam mendukung perputaran ekonomi masyarakat.

"Usaha mikro adalah tulang punggung perekonomian. Data Kementerian Koperasi dan UKM mencatat lebih dari 99 persen unit usaha di Indonesia adalah UMKM, yang mampu menyerap lebih dari 97 persen tenaga kerja. Di Palangka Raya, kontribusi usaha mikro juga sangat besar dalam mendukung perputaran ekonomi masyarakat," ujar Fairid Naparin, Jumat, 22 Agustus 2025.

Lebih lanjut, Fairid Naparin menyampaikan harapannya agar Kota Palangka Raya tidak hanya dikenal sebagai kota pendidikan dan budaya, tetapi juga sebagai kota kreatif dan produktif yang melahirkan wirausaha tangguh.

“Kami ingin Palangka Raya tidak hanya dikenal sebagai kota pendidikan dan budaya, tetapi juga kota kreatif dan produktif yang melahirkan wirausaha tangguh,” lanjutnya.

Fairid Naparin berharap, ke depannya semakin banyak pelaku usaha mikro yang tumbuh dan berkembang sehingga mampu memperkuat fondasi ekonomi Kota Palangka Raya.

"Saya mengajak seluruh pihak terkait untuk terus mendukung dan memfasilitasi pengembangan usaha mikro di Palangka Raya," pungkasnya. (PATHUR/H)