PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dalam rangka mendukung Visi Indonesia Emas 2045, Bappedalitbangda Kabupaten Barito Timur menyatakan komitmennya untuk berperan aktif dalam penyusunan Peta Jalan Pembangunan dan Kependudukan (PJPK).

Komitmen ini ditegaskan dalam kegiatan koordinasi lintas lembaga yang digelar di Aula Bappedalitbangda Barito Timur baru-baru ini.

Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah instansi strategis, antara lain Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah, Bappedalitbang Provinsi Kalimantan Tengah, Dinas P3APP2KB Kabupaten Barito Timur, serta Bappedalitbangda Barito Timur sendiri.

Fokus utama koordinasi adalah sinkronisasi data indikator PJPK, termasuk dokumen perencanaan seperti RPJMD, Renstra OPD, serta dokumen proyek KPBU yang mencakup kajian pra studi kelayakan, rencana bisnis, dan dokumen penyiapan proyek lainnya.

Sekretaris BKKBN Provinsi Kalimantan Tengah, Friedma Denny, mewakili Kepala Perwakilan BKKBN Dr Sunarto menyampaikan bahwa PJPK merupakan instrumen penting dalam memastikan pembangunan yang berpusat pada manusia.

“Indikator-indikator yang digunakan harus inklusif dan terukur, agar arah pembangunan benar-benar mencerminkan kebutuhan dan potensi masyarakat,“ kata Friedma dalam rilisnya pada Jumat, 22 Agustus 2025.

Sementara itu, Kabid Pemerintahan, Sosial, dan Budaya Bappedalitbangda Barito Timur, Husida, menegaskan kesiapan pihaknya untuk mendukung penuh penyusunan PJPK.

“Sinergi antar lembaga sangat penting dalam merancang peta jalan yang mampu membawa Indonesia menjadi negara maju, adil, dan makmur pada tahun 2045,“ katanya.

Dalam diskusi tersebut, para peserta juga menyoroti pentingnya integrasi antara kebijakan kependudukan dan proyek-proyek pembangunan strategis. Dengan pendekatan berbasis data dan perencanaan yang matang, diharapkan PJPK dapat menjadi landasan kuat dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang inklusif dan berkeadilan.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa Kabupaten Barito Timur tidak hanya siap berkontribusi, tetapi juga berinisiatif dalam menyelaraskan kebijakan lokal dengan agenda nasional. Dukungan terhadap PJPK menjadi langkah strategis menuju Indonesia Emas, di mana pembangunan manusia menjadi pusat dari seluruh proses transformasi bangsa. (TESTI PRISCILLA/H)