BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui BPBD memperkuat koordinasi lintas instansi dalam penanganan banjir yang melanda Murung Raya, Kapuas, dan Gunung Mas.
Kepala Pelaksana BPBD Kalteng, Ahmad Toyib, menyebut koordinasi dilakukan sejak awal kejadian bersama BPBD Kabupaten, BMKG, Dinas Sosial, dan Basarnas untuk memastikan penanganan berjalan efektif.
“Kami terus memantau perkembangan di lapangan. Koordinasi dengan BPBD Kabupaten, BMKG, Dinas Sosial, dan Basarnas sudah dilakukan sejak awal kejadian,” kata Ahmad Toyib di Palangka Raya, Kamis, 21 Agustus 2025.
Hingga Kamis siang, banjir telah berdampak pada 11 kecamatan dan 20 desa/kelurahan. Murung Raya menjadi wilayah paling terdampak dengan kerusakan rumah, fasilitas pendidikan, kesehatan, ibadah, serta akses jalan.
BPBD Kalteng menyiapkan distribusi bantuan logistik. Untuk Gunung Mas dikirim 90 matras dan 120 selimut, sementara Kapuas menerima 120 matras, 160 selimut, dan 79 paket perlengkapan keluarga.
Basarnas menyiagakan satu regu untuk evakuasi, sedangkan Dinas Sosial Provinsi menyalurkan 200 paket makanan siap saji, 500 paket makanan anak, 20 kasur, dan 50 selimut.
“Prioritas kami adalah memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi dan jalur transportasi tidak terputus terlalu lama,” ujar Ahmad Toyib.
Ia menambahkan bahwa koordinasi akan terus dilakukan untuk meminimalkan dampak banjir dan mempercepat pemulihan. (HERMAWAN DP/R)









