BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Tengah mengingatkan masyarakat untuk waspada potensi banjir susulan di beberapa wilayah.
Kepala Pelaksana BPBD Kalteng, Ahmad Toyib, menyebutkan BMKG memprediksi hujan intensitas sedang hingga tinggi pada 23–24 Agustus 2025 yang berpotensi memperburuk kondisi.
“Kami mengimbau masyarakat di daerah rawan agar tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” kata Ahmad Toyib, Kamis, 21 Agustus 2025.
Sejak 20 Agustus 2025, banjir telah melanda 11 kecamatan dan 20 desa/kelurahan di Murung Raya, Kapuas, dan Gunung Mas. Murung Raya tercatat paling terdampak dengan 75 KK, 196 jiwa, 42 rumah, serta sejumlah fasilitas umum rusak.
BPBD Kalteng menyalurkan logistik berupa matras, selimut, serta perlengkapan keluarga ke lokasi terdampak. Kabupaten Gunung Mas mendapatkan 90 matras dan 120 selimut, sementara Kapuas menerima 120 matras, 160 selimut, dan 79 paket perlengkapan keluarga.
Basarnas menyiagakan satu regu untuk evakuasi, sedangkan Dinas Sosial Provinsi menyalurkan 200 paket makanan siap saji, 500 paket makanan anak, 20 kasur, dan 50 selimut.
“Prioritas kami adalah memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi dan jalur transportasi tidak terputus terlalu lama,” ujarnya.
Ia menegaskan koordinasi dengan instansi terkait terus dilakukan agar penanganan banjir lebih efektif dan dampaknya dapat ditekan seminimal mungkin. (HERMAWAN DP/R)









