KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pemerintah Kabupaten Kapuas melalui Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, dan Dinas PUPRPKP mendampingi tim dari Kementerian Dalam Negeri untuk meninjau lokasi yang diproyeksikan sebagai Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). Kunjungan ini dilakukan pada Jumat, 22 Agustus 2025, dalam rangka memastikan kelayakan teknis dan infrastruktur untuk program tersebut.

Rombongan yang hadir dipimpin oleh Kepala Dinas Pendidikan Kapuas, Suwarno Muriyat, didampingi Kepala Dinas Kesehatan, dr. Tonun Irawaty, dan Kepala PUPRPKP, Yan Henri Ale. Mereka mendampingi perwakilan Kemendagri, Dwi Yani Anggun Sari, serta perwakilan Badan Gizi Nasional Kabupaten Kapuas, Zul Aryanor.

"Peninjauan dilakukan untuk memastikan setiap lokasi memenuhi standar teknis, kesehatan, dan keberlanjutan sebelum pembangunan dimulai," terangnya. Hal ini bertujuan agar program dapat berjalan lancar dan optimal.

Ada tiga lokasi yang menjadi fokus peninjauan, yaitu Terminal Banama di Jalan Jepang Kuala Kapuas, area sekitar Taman Makam Pahlawan Kencana II di Desa Bunga Mawar Kecamatan Pulau Petak, serta di Jalan Trans Kalimantan Anjir Km.12. Setiap lokasi diverifikasi secara mendetail untuk kesesuaiannya.

Dalam proses verifikasi lapangan, rombongan menyoroti beberapa aspek penting. Fokus utama adalah kedekatan dengan satuan pendidikan yang akan menjadi penerima manfaat, ketersediaan utilitas dasar seperti air bersih, listrik, dan telekomunikasi, serta kelayakan akses distribusi bahan pangan dan makanan jadi.

Dengan selesainya rangkaian verifikasi dan perancangan desain teknis, pembangunan dapur MBG ditargetkan dapat segera dimulai di titik-titik prioritas. (SABRIANOOR/j)