BORNEONEWS, Sukamara - Terbangunnya ruas jalan Sukamara – Kecamatan Jelai sudah mulai dirasakan manfaatnya oleh warga. Beberapa pemilik mobil sudah membuka jasa angkutan penumpang untuk jurusan Jelai – Pangkalan Bun, meski beberapa ruas jalan masih perlu penanganan lanjutan demi kenyamanan warga. Diharapkan infrastruktur jalan dan jembatan di Sukamara terus ditingkatkan.
“Sekarang warga sudah banyak yang menggunakan transportasi darat untuk bepergian ke Kabupaten Sukamara dan Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, baik yang menggunakan kendaraan roda dua mapun menggunakan taksi darat, atau mobil,” kata Camat Jelai, Dedi Hermawan, Kamis (3/11/2016).
Dedi Hermawan mengatakan saat ini ruas jalan Jelai – Sukamara sudah dapat dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat, bahkan setiap hari sudah ada angkutan darat yang melayani angkutan penumpang jurusan Jelai – Sukamara – Pangkalan Bun.
Menurut Dedi, kondisi ruas jalan dari Kecamatan Jelai hingga Kecamatan Pantai Lunci sebagian masih berupa timbunan latrik dan sebagian ada yang diaspal, namun untuk transportasi kendaraan sudah lancar. “Sekarang warga banyak yang menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat sebab dengan kondisi jalan sekarang saja untuk waktu tempuh Jelai – Sukamara hanya butuh waktu 2 jam.”
Dedi mengakui, ada ruas jalan sepanjang 7 Kilometer yang belum ditimbun latrik. Dalam tahun anggaran 2017 diharapkan ruas jalan tersebut sudah ditimbun dan dapat tersambung dengan timbunan yang sudah ada.
“Yang belum ditimbun atau dilantrik adalah ruas jalan dari sekitar batas Desa Pulau Nibung menuju Kelurahan Jelai sepanjang 7 kilometer, apabila sudah tersambung transportasi warga akan semakin nyaman,” ucap Dedi Hermawan. (MG-13/N).








