TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Pencarian terhadap Sarwijon (64), warga Desa Pulau Patai, Kecamatan Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, yang dilaporkan hilang sejak Selasa, 19 Agustus 2025, terus berlanjut hari ini, Sabtu, 23 Agustus 2025, atau memasuki hari keempat. Hingga kini, tim gabungan belum berhasil menemukan keberadaan korban.

Sarwijon terakhir terlihat oleh keluarganya sekitar pukul 17.00 WIB di rumah, sebelum diduga pergi mandi ke sungai tidak jauh dari tempat tinggalnya. Dugaan kuat korban menuju ke sungai diperkuat dengan hilangnya handuk abu-abu yang biasa digunakan, sementara korban diketahui memiliki riwayat penyakit parkinson dan gangguan kejiwaan.

Sejak laporan kehilangan diterima, tim gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Damkar, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat setempat telah dikerahkan untuk melakukan pencarian di sekitar desa dan aliran sungai. Basarnas mengambil peran penting dalam memperluas area pencarian yang menjadi titik fokus utama.

Kepala Desa Pulau Patai, Sumardi, mengungkapkan pihaknya bersama masyarakat terus memberikan dukungan penuh agar pencarian berjalan optimal. 

“Kami sangat berharap korban segera ditemukan. Dukungan Basarnas sangat membantu, terutama dalam memperluas area pencarian di sepanjang sungai yang menjadi titik fokus utama,” ujarnya kepada wartawan.

Menurut Sumardi, sejak hari pertama pencarian, penyisiran dilakukan di radius 200 meter dari rumah korban. Namun karena belum membuahkan hasil, area pencarian kini diperluas hingga tiga kilometer sepanjang aliran sungai serta sebagian wilayah darat Desa Pulau Patai. 

“Kerja sama semua pihak sangat berarti, mulai dari masyarakat hingga aparat, semua terlibat dengan penuh kepedulian,” tambahnya.

Sumardi menjelaskan, Basarnas dalam arahannya menekankan pentingnya penelusuran sungai secara intensif, mengingat kebiasaan korban mandi di lokasi tersebut. Selain itu, pemukiman dan kebun di sekitar desa juga tetap disisir guna memastikan setiap kemungkinan.

Memasuki hari keempat, hasil pencarian masih nihil. Namun semangat tim gabungan dan masyarakat tetap tinggi. 

“Kami mohon doa seluruh warga Barito Timur agar pencarian ini segera membuahkan hasil,” tutur Sumardi dengan penuh harap. (AGUSTINUS BOLE MALO/j)