TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Pencarian terhadap Rabayah atau Indang (40), warga RT 01 Desa Danau, Kecamatan Awang, Kabupaten Barito Timur, yang diduga tersesat di hutan, memasuki hari keempat pada Sabtu, 23 Agustus 2025. Hingga kini, keberadaannya belum juga diketahui.

Rabayah sebelumnya berangkat ke ladang pada Rabu lalu. Namun hingga malam hari, ia tidak kembali ke rumah sehingga keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada pemerintah desa. Pengecekan awal ke lokasi ladang sempat dilakukan, tetapi tidak membuahkan hasil.

Camat Awang, Fernando, membenarkan peristiwa itu. Ia menjelaskan, tim gabungan dari Basarnas, BPBD Damkar, TNI, Polri, pemerintah desa, relawan, serta masyarakat setempat sudah bergerak bersama sejak laporan diterima.

“Pencarian masih terus dilakukan hingga hari ini, namun keberadaan yang bersangkutan belum juga ditemukan. Semua unsur terkait sudah terlibat, baik aparat maupun warga, yang bahu-membahu menyisir lokasi,” ujar Fernando.

Menurutnya, medan pencarian cukup menantang karena wilayah sekitar desa didominasi hutan lebat dan area perladangan yang luas. Hal tersebut membuat upaya pencarian membutuhkan waktu, tenaga, serta koordinasi yang intensif di lapangan.

Fernando juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang namun waspada, serta membantu proses pencarian dengan memberikan informasi sekecil apa pun yang dapat menunjang kerja tim. “Kami berharap Rabayah segera ditemukan dalam keadaan selamat. Doa dan dukungan semua pihak sangat dibutuhkan,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih terus melakukan penyisiran di beberapa titik yang dianggap potensial. Sementara keluarga dan warga sekitar tetap menunggu kabar baik dari upaya pencarian tersebut. (AGUSTINUS BOLE MALO/y)