BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebanyak 69 guru dan tenaga kependidikan dari Kabupaten Kotawaringin Timur mengikuti kegiatan Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia yang diselenggarakan oleh Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah di Sampit.
Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah, Sukardi Gau menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Indonesia secara profesional di kalangan pendidik.
“Materi yang diberikan mencakup aspek kebahasaan, kesastraan, serta pelatihan intensif menjelang pelaksanaan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI),“ kata Sukardi dalam rilisnya pada Sabtu, 23 Agustus 2025.
Sukardi menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa dengan Pemerintah Daerah Kotim.
“Kami menekankan pentingnya peran guru dalam menjaga kualitas penggunaan bahasa Indonesia di lingkungan pendidikan,“ tuturnya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, antara lain Kepala Dinas Pendidikan Kotim Muhammad Irfansyah, Kabid Pembinaan Ketenagaan Edie Sucipto, dan Kasi PTK PAUD Susanti. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kompetensi tenaga pendidik.
Muhammad Irfansyah membuka dan menutup kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, ia memberikan motivasi kepada peserta agar terus mengembangkan diri dan berkontribusi dalam menciptakan pembelajaran yang berkualitas.
“Kami menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kerja sama lintas lembaga yang telah terjalin dengan baik ini,“ katanya.
Dengan semangat belajar yang tinggi, para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga akhir. Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia menjadi penutup yang menantang sekaligus mengukur sejauh mana peningkatan kompetensi yang telah dicapai selama pelatihan. (TESTI PRISCILLA/H)









