BORNEONEWS, Gunung Mas - Wakil Ketua DPRD Gunung Mas, Punding S Merang mengingatkan, agar semua pekerjaan yang dilakukan pada tahun anggaran 2016, harus selesai tepat waktu dan berkualitas. Dengan begitu, manfaatnya bisa dirasakan semua masyarakat di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau.

"Saya harapkan supaya program pembangunan, baik itu pembangunan infrastruktur, pengadaan barang dan jasa serta program yang dianggarkan pada 2016, harus selesai tepat waktu dan berkualitas," ujar  Wakil Ketua DPRD Gunung Mas, Punding S Merang kepada Bornoenews, Kamis (3/11/2016).

Terkait hal itu, Punding meminta kepada Pemkab Gumas melalui instansi terkait. Supaya terus melakukan pengawasan terhadap jalannya berbagai program pembangunan. Hal itu agar jangan sampai program yang didanai dari uang rakyat dikerjakan asal-asalan dan tidak beanfaat.

"Kami sebagai wakil rakyat juga akan terus melakukan pengawasan program pembangunan. Sehingga semua pekerjaan dapat dilakukan seperti yang kita harapkan," cetusnya.

Menurut anggota DPRD yang terpilih dari daerah pemilihan Gumas III itu, pada 2016 ini cukup banyak pembangunan yang dilakukan. Baik itu pada bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan dan bidang lainnya. Dengan harapan semua program benar-benar untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Gumas.

"Masyarakat juga kita harapkan melakukan pengawasan terhadap program pemerintah. Harus berani mengkritisi bila ada program yang dinilai tudak berpihak pada masyarakat. Kami siap untuk mengawal aspirasi masyarakat," cetusnya.

Politisi Golkar itu menambahkan, berdasarkan pantauan yang dilakukan kalangan DPRD, kusunya pembangunan bidang infrastruktur. Sampai saat ini tetap berjalan dengan baik dan belum ada kendala yang berarti. Namun demikian, lanjut Punding, pengawasan harus terus dilakukan supaya program pembangunan tetap berjalan lancar.

"Bila ada kendala dalam melaksanakan program pembangunam harus cepat dikoordinasikan, sehingga cepat dicari jalan keluar. Bila ada pihak yang sengaja tidak menjalankan program dengan baik, harus ditindak tegas," pungkasnya. (EPRA SENTOSA/N).