BORNEONEWS, Palangka Raya - Polda Kalimantan Tengah memastikan tidak ada aksi unjuk rasa di Kalteng, Jumat (4/11/2016), seperti demonstrasi yang bakal digelar di ibukota DKI Jakarta. Oleh sebab itu, jika tiba-tiba ditemui sekelompok masyarakat yang melakukan unjuk rasa seperti halnya rencana aksi di Jakarta Pusat, polisi tidak segan-segan untuk membubarkan.
"Sampai sekarang tidak ada pemberitahuan. Setiap unjuk rasa, maksimal pemberitahuan 3 hari sebelumnya. Jadi kalau ada, kita akan koordinasi dengan pihak penyelenggara untuk menghentikan kegiatan tersebut," tegas Kabid Humas Polda Kalteng, AKBP Pambudi Rahayu, di Palangka Raya, Kamis (3/11/2016).
Meski demikian, Pambudi juga menegaskan pihaknya tetap siaga dan selalu stand by. “Polda tetap stand by. Juga siap digerakkan apabila ada suatu kegiatan yang muncul,” ungkapnya.
Menurutnya, menyampaikan aspirasi memang tidak ada larangan sepanjang tidak melakukan tindakan yang berujung pada perbuatan anarkis. Namun juga tetap sesuai dengan prosedur yang berlaku. “Anggota di Mapolda, selalu on call, meskipun belum ada pemberitahuan dari masyarakat yang berunjuk rasa,” tuturnya. (BUDI YULIANTO/N).








