BORNEONEWS, Palangka Raya – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran menegaskan bahwa program makan bergizi gratis (MBG) bagi peserta didik di Kalteng berjalan dengan baik dan sesuai dengan arahan pemerintah pusat.
Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang menyebutkan program tersebut belum terlaksana secara optimal.
Dalam kunjungannya ke sejumlah sekolah, termasuk SMAN 3 Palangka Raya, Gubernur Agustiar Sabran secara langsung melihat dan memastikan bahwa makanan yang disediakan telah memenuhi standar gizi dan diterima dengan baik oleh para siswa.
"Saya melihat langsung penyajian makanan dan bahkan mencicipinya. Rasanya baik, dan para siswa menyampaikan mereka senang dengan adanya program ini," ujarnya, Minggu, 24 Agustus 2025.
Meskipun demikian, gubernur mengingatkan agar variasi menu tetap diperhatikan agar siswa tidak merasa bosan dan semakin bersemangat dalam menikmati makanan bergizi tersebut.
Ia menyarankan agar menu sayuran tidak hanya terbatas pada satu jenis, serta pemberian daging, telur, dan susu dapat lebih sering dilakukan.
Menanggapi informasi yang beredar mengenai sisa makanan program MBG di Kalimantan Tengah yang mencapai 60 persen, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa informasi tersebut bukan merupakan pernyataan resmi dari pemerintah daerah.
Ia memastikan bahwa pernyataan resmi pemerintah daerah didasarkan pada hasil peninjauan langsung di lapangan.
Gubernur berharap program makan bergizi gratis ini dapat terus memberikan manfaat nyata bagi kesehatan dan tumbuh kembang generasi muda di Kalimantan Tengah.
"Saya optimis bahwa program ini akan mendukung lahirnya generasi yang sehat, cerdas, dan kuat untuk masa depan daerah," pungkasnya. (PATHUR/R)









