BORNEONEWS, Barito Utara - Kodim 1013/Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara menggelar nonton bareng (Nobar) tayangan televisi acara Mata Najwa edisi Menjaga Bhinneka, Rabu (2/11) malam, di aula Makodim setempat. Nobar bersama Dandim 1013/mtw, Letkol Inf Adhi Giri Ibrahim itu, diikuti jajaran Kodim Barito Utara dan komponen masyarakat.
Pantauan PPost, masyarakat antusias datang ke Makodim setempat untuk menyaksikan tayangan tersebut. Mereka bersama-sama mendengarkan dan menyimak tayangan Mata Najwa di Metro TV tersebut. Saat Nobar tersebut di wilayah Kodim 1013/mtw dan sekitarnya sedang mendapatkan pemadaman bergilir oleh PLN Muara Teweh, namun Nobar tetap dilaksanakan dengan menggunakan mesin genset.
Dalam acara tersebut Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo hadir sebagai salah satu narasumber menekankan, pada Jumat (4/11/2016), masyarakat dapat beraktivitas seperti biasa dan tidak perlu merasa takut akan adanya aksi demonstrasi besar-besaran di Jakarta.
“Bangsa Indonesia mempunyai gen kesatria dan patriot yang tidak takut apa-apa. Demo anarkistis akan merugikan dan mencelakai masyarakat lainnya, dengan demikian masyarakat yang mengetahui hal itu harus mencegah apalagi sebagai aparat keamanan. Kami sudah menyiapkan segala sesuatunya agar masyarakat tenang,” ujarnya Jenderal Gatot Nurmantyo dalam acara yang dipandu jurnalis Najwa Shihab tersebut.
Dandim Barut, Letkol Inf Adhi Giri Ibrahim, dalam kesempatan tersebut mengatakan sebagai satuan bawah melaksanakan perintah dari pimpinan untuk melaksanakan dan menggelar nonton bareng Mata Najwa edisi menjaga Bhineka. Acara yang dihadiri oleh Prajurit beserta komponen masyarakat itu, semua sangat antusias dan penuh semangat dalam kegiatan ini, biarpun sampai larut malam.
“Nobar ini bukan hanya Kodim yang melaksanakan, tetapi seluruh wilayah masing-masing jajaran Kodim 1013/mtw melaksanakan nobar Mata Najwa edisi menjaga bhinneka," katanya.
Tayangan tersebut menghadirkan narasumber Panglima TNI, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan sejumlah pimpinan Ormas Keagamaan, beserta tokoh-tokoh dan pemuka agama. (AGUS SIDIK/N).








