PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala Seksi Ormas Islam Kementerian Agama Kota Palangka Raya, H Supian, menegaskan pentingnya peran generasi muda LDII dalam menjaga persatuan bangsa melalui penguatan wawasan kebangsaan dan moderasi beragama.

Hal itu ia sampaikan saat Penguatan Wawasan Kebangsaan generasi muda LDII Kota Palangka Raya di Masjid Jamiatul Amaliyah, Minggu, 24 Agustus 2025.

Ia menyampaikan apresiasi kepada Densus 88 Satgaswil Kalteng yang hadir memberikan sosialisasi serta pelatihan kepada generasi muda. Menurutnya, kehadiran Densus 88 tidak selalu terkait teror, melainkan juga menjadi bagian dari upaya edukasi dan pencegahan.

“Terima kasih Densus 88, kalau biasanya ada Densus datang itu ada teror, padahal ada juga kegiatan pelatihan ada sosialisasi. Mungkin ke depan bisa terus dikuatkan,” kata H Supian.

Supian menegaskan bahwa kebersamaan menjaga persatuan bangsa harus terus diperkuat. Ia mencontohkan di negara lain, beribadah tidak selalu mudah dilakukan, sehingga perdamaian di Indonesia harus disyukuri dan dijaga.

Ia juga menekankan pentingnya meneguhkan kembali Islam sebagai agama rohmatul lil alamin. Islam, kata Supian, mengajarkan kasih sayang dan tidak memberi ruang bagi paham ekstremisme.

“LDII luar biasa dengan moderasi beragamanya. Apa yang kita lakukan sesuai. Generasi LDII harus tahu,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan tiga peran penting yang harus dipegang generasi muda LDII, yakni sebagai benteng ideologi dengan memperdalam ilmu agama yang lurus.

Kemudian sebagai duta perdamaian dengan menyampaikan dakwah secara hikmah, serta sebagai mitra aparat yang menjadi sahabat dalam menjaga keamanan dan perdamaian sekaligus memberi teladan di masyarakat. (HERMAWAN DP/j)