BORNEONEWS, Palangka Raya - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Kalimantan Tengah sukses menggelar kegiatan QRIS Jelajah Budaya Indonesia 2025 yang berlangsung selama dua hari. Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat, di mana ratusan warga Kalteng ikut merasakan manfaat literasi keuangan digital yang dikampanyekan secara langsung.
Salah satu fokus kegiatan adalah keterlibatan generasi muda, khususnya Gen Z, dalam memperluas pemahaman masyarakat mengenai sistem pembayaran digital berbasis Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Sebanyak 30 peserta dari kalangan anak muda dilibatkan untuk menjadi duta kampanye.
Selama kegiatan, para peserta berhasil mengampanyekan manfaat QRIS kepada lebih dari seribu orang. Kampanye dilakukan dengan berbagai cara kreatif, mulai dari sosialisasi langsung, booth interaktif, hingga pendekatan budaya yang menarik perhatian pengunjung.
Kepala Perwakilan BI Kalteng, Yuliansah Andrias, menegaskan bahwa peran generasi muda sangat penting dalam memperluas adopsi pembayaran digital.
“Mereka punya kreativitas, semangat, dan kedekatan dengan teknologi yang bisa membantu percepatan transformasi digital di daerah,” ujarnya, Minggu, 24 Agustus 2025.
Ia menjelaskan, melalui QRIS, masyarakat dapat melakukan transaksi secara lebih mudah, cepat, murah, aman, dan andal. Hal ini sejalan dengan visi Bank Indonesia untuk memperluas inklusi keuangan, terutama dalam mendukung UMKM dan pelaku usaha kecil yang ada di Kalimantan Tengah.
Selain edukasi pembayaran digital, kegiatan QRIS Jelajah Budaya Indonesia 2025 juga dirangkaikan dengan promosi budaya lokal. Kolaborasi ini menghadirkan suasana berbeda, di mana literasi keuangan dibalut dengan kearifan budaya sehingga lebih mudah diterima oleh masyarakat luas.
BI Kalteng berharap kegiatan ini dapat mendorong semakin banyak masyarakat yang beralih menggunakan QRIS, tidak hanya di perkotaan, tetapi juga hingga ke pelosok daerah. Dengan begitu, ekosistem ekonomi digital di Kalimantan Tengah bisa tumbuh lebih merata.
"Dengan keberhasilan menyentuh ribuan masyarakat melalui kegiatan ini, Bank Indonesia optimistis target peningkatan pengguna QRIS di Kalimantan Tengah tahun 2025 dapat tercapai, sekaligus menjadikan daerah ini lebih adaptif dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital nasional," pungkasnya. (MARINI/j)









