PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Palangka Raya terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penekanan pada integritas pegawai dan penerapan budaya kerja 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, Santun).

Kepala Bidang Penilaian Kinerja, Pengembangan Karir, dan Pembinaan Aparatur BKPSDM Kota Palangka Raya, Yuririn Richi, menyampaikan hal ini sebagai bagian dari upaya reformasi birokrasi di lingkungan pemerintah kota.

Dalam arahannya, Yuririn Richi menekankan bahwa integritas adalah fondasi utama bagi setiap pegawai dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Integritas menjadi kunci utama dalam setiap tindakan kita. Tanpa integritas, kepercayaan masyarakat akan luntur," ujarnya, Senin, 25 Agustus 2025.

Selain itu, seluruh pegawai BKPSDM Kota Palangka Raya diharapkan mampu mengimplementasikan budaya kerja 5S dalam setiap aktivitas. Budaya ini tidak hanya berlaku di lingkungan internal, tetapi juga saat berinteraksi dengan masyarakat.

"Senyum, salam, sapa, sopan, dan santun adalah cerminan dari pelayanan yang humanis dan profesional," tambahnya.

Yuririn Richi juga menyampaikan apresiasi atas partisipasi aktif seluruh pegawai dalam mengikuti apel pagi secara tertib dan penuh semangat. Apel pagi merupakan salah satu cara untuk meningkatkan kedisiplinan dan semangat kerja.

"Kehadiran dan semangat dalam apel pagi menunjukkan komitmen kita terhadap tugas dan tanggung jawab," katanya.

Lebih lanjut, Yuririn Richi menegaskan bahwa kualitas pelayanan kepegawaian harus terus ditingkatkan. Profesionalisme, kedisiplinan, serta sikap ramah dan komunikatif menjadi kunci dalam memberikan layanan yang prima kepada masyarakat.

"Masyarakat adalah prioritas utama kita. Pelayanan yang baik adalah wujud nyata dari pengabdian kita," tegasnya.

Dengan komitmen yang kuat, diharapkan seluruh pegawai BKPSDM Kota Palangka Raya dapat terus menjaga integritas, membangun budaya kerja yang harmonis, dan memberikan pelayanan terbaik sesuai dengan tuntutan reformasi birokrasi.

"Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah kota dan mewujudkan Palangka Raya yang lebih baik," pungkasnya. (PATHUR/J)