PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,60 persen pada 2025. Target itu dijabarkan Wakil Gubernur H. Edy Pratowo dalam rapat paripurna DPRD terkait Rancangan Perubahan APBD 2025.

Menurut Edy, target pertumbuhan ekonomi akan dicapai melalui optimalisasi sektor UMKM, pariwisata, serta penguatan tata kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Proses rekrutmen manajemen BUMD kini menggunakan mekanisme fit and proper test oleh OJK untuk menjamin integritas pengelolanya.

“Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,60 persen melalui optimalisasi UMKM, pariwisata, dan BUMD,” kata Edy Pratowo di Palangka Raya, Senin, 25 Agustus 2025.

Ia menegaskan sektor prioritas lain seperti kesehatan, pendidikan, dan pengentasan kemiskinan tetap menjadi fokus. Pemerintah berupaya menghadirkan pembangunan yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.

Selain itu, pemerintah menjawab masukan DPRD terkait penguatan ketahanan pangan, penanggulangan karhutla, dan penanganan kekeringan. Upaya tersebut dilakukan agar pertumbuhan ekonomi sejalan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Edy berharap pembahasan Raperda Perubahan APBD 2025 berjalan efektif sehingga implementasi program pembangunan memberikan dampak positif yang nyata. (HERMAWAN DP/y)