BORNEONEWS, Palangka Raya - Penganugerahan tanda kehormatan Bintang Mahaputra Pratama kepada H. Abdul Rasyid AS oleh Presiden Prabowo Subianto pada peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta, bukan sekadar seremoni kenegaraan.
Penghargaan ini mencerminkan pengakuan negara atas kontribusi luar biasa seorang putra daerah dalam membangun bangsa melalui jalur kewirausahaan dan pengabdian sosial. Sebagai pengusaha nasional asal Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah, kiprah Abdul Rasyid telah melampaui batas-batas bisnis, menyentuh aspek pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Dikutip dari inilah.com, Bintang Mahaputera Pratama adalah tanda kehormatan Bintang Mahaputera kelas IV. Sebagai kelas dari Bintang Mahaputera, bintang ini diberikan kepada mereka yang secara luar biasa menjaga keutuhan, kelangsungan, dan kejayaan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Bintang Mahaputra Pratama merupakan salah satu tanda kehormatan tertinggi yang diberikan kepada warga negara Indonesia atas jasa-jasa yang dianggap luar biasa di berbagai bidang. Dalam konteks Abdul Rasyid, penghargaan ini menegaskan bahwa pembangunan ekonomi daerah dan pemberdayaan masyarakat lokal adalah bagian integral dari kemajuan nasional. Melalui Citra Borneo Indah Group, ia telah membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Tengah.
Makna penghargaan ini juga terletak pada pesan simbolik bahwa pengabdian tidak selalu harus lahir dari birokrasi atau politik. Sosok Abdul Rasyid menunjukkan bahwa dunia usaha pun dapat menjadi arena perjuangan untuk kemaslahatan publik. Dengan pendekatan yang inklusif dan berorientasi pada dampak sosial, ia menjembatani kepentingan bisnis dan kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah yang kerap terpinggirkan dalam arus pembangunan nasional.
Bagi masyarakat Kotawaringin Barat, penghargaan ini menjadi sumber kebanggaan dan inspirasi. Sosok Abdul Rasyid bukan hanya dikenal sebagai pengusaha sukses, tetapi juga sebagai tokoh yang peduli terhadap pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur lokal. Penghargaan dari Presiden menjadi validasi atas kerja keras dan konsistensinya selama puluhan tahun dalam membangun daerahnya dari akar rumput.
Di tengah tantangan pembangunan yang kompleks, figur seperti Abdul Rasyid menjadi contoh nyata bahwa kemajuan daerah bisa dicapai melalui kolaborasi antara sektor swasta dan masyarakat. Penghargaan ini diharapkan dapat mendorong lebih banyak pelaku usaha untuk mengambil peran aktif dalam pembangunan berkelanjutan, dengan semangat gotong royong dan tanggung jawab sosial.
Akhirnya, penganugerahan Bintang Mahaputra Pratama kepada H. Abdul Rasyid AS bukan hanya penghormatan pribadi, tetapi juga pengingat bahwa setiap warga negara memiliki potensi untuk berkontribusi secara luar biasa. Dalam era yang menuntut inovasi dan kepedulian sosial, penghargaan ini menjadi penanda bahwa kerja nyata dan keberpihakan pada masyarakat adalah nilai-nilai yang tetap dijunjung tinggi oleh negara. (TESTI PRISCILLA/y)









