PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Mahaputra Pratama kepada H. Abdul Rasyid AS dalam upacara kenegaraan di Istana Negara, Jakarta, Senin, 25 Agustus 2025. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas jasa luar biasa Abdul Rasyid dalam bidang pembangunan ekonomi daerah dan pengabdian sosial yang berdampak nasional. Ia menjadi satu dari 141 tokoh yang menerima tanda jasa dan kehormatan dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.

Alasan utama pemberian penghargaan ini adalah kontribusi Abdul Rasyid sebagai pengusaha nasional yang berhasil membangun Kalimantan Tengah melalui sektor perkebunan kelapa sawit. Melalui Citra Borneo Indah (CBI) Group, ia tidak hanya menciptakan lapangan kerja, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan. Pemerintah menilai bahwa kiprahnya telah memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan dan memperluas akses kesejahteraan bagi masyarakat di wilayah yang sebelumnya kurang terjangkau pembangunan.

Presiden Prabowo juga menyoroti nilai-nilai kebangsaan yang dijaga oleh Abdul Rasyid dalam lingkungan kerja. CBI Group secara rutin menyelenggarakan kegiatan seperti upacara bendera, donor darah, dan pelatihan nasionalisme bagi karyawan. Langkah ini dianggap sebagai wujud nyata dari semangat mengisi kemerdekaan dengan kerja kolektif dan cinta tanah air.

Dalam amanatnya, Presiden menekankan pentingnya peran sektor swasta dalam memperkuat karakter bangsa dan solidaritas sosial.

Selain kontribusi ekonomi dan sosial, Abdul Rasyid dikenal sebagai tokoh yang aktif dalam pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan di Kalimantan Tengah. Ia mendanai berbagai program sosial, membangun fasilitas umum, dan mendukung kegiatan kemasyarakatan yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat. Pemerintah melihat bahwa pengabdian semacam ini mencerminkan semangat gotong royong dan keberpihakan pada rakyat, yang menjadi landasan utama pemberian tanda kehormatan.

Penganugerahan Bintang Mahaputra Pratama juga menjadi simbol bahwa pengabdian kepada negara dapat lahir dari berbagai latar belakang profesi. Dalam keputusan resmi yang dibacakan oleh Sekretaris Militer Presiden, disebutkan bahwa penghargaan diberikan kepada tokoh-tokoh yang telah memenuhi syarat khusus sesuai Undang-Undang, dengan jasa-jasa yang dinilai luar biasa dalam memperkuat kehidupan berbangsa dan bernegara. Abdul Rasyid dinilai layak karena konsistensinya dalam membangun daerah dengan pendekatan inklusif dan berkelanjutan.

Dengan penghargaan ini, Presiden Prabowo berharap akan lahir lebih banyak figur inspiratif dari daerah yang mampu menjembatani kepentingan ekonomi dan sosial demi kemajuan bangsa. Sosok Abdul Rasyid menjadi bukti bahwa kerja keras, kepedulian, dan semangat nasionalisme dapat berjalan beriringan. Penghargaan ini bukan hanya milik pribadi, tetapi juga milik masyarakat Kalimantan Tengah yang telah tumbuh bersama semangat pengabdian dan perjuangannya. (TESTI PRISCILLA/y)