PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Anggota DPRD Palangka Raya, Bennie Brian Tonni Embang, menekankan pentingnya kualitas dalam setiap pembangunan maupun perbaikan jalan yang dilakukan pemerintah.

Ia mengingatkan agar proyek perbaikan jalan tidak hanya difokuskan pada penyelesaian cepat, tetapi juga memperhatikan daya tahan jangka panjang.

Menurut Bennie, jalan merupakan infrastruktur vital yang menopang aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat. Apabila kualitas perbaikan tidak maksimal, maka jalan akan cepat rusak kembali sehingga membebani anggaran daerah dan menyulitkan pengguna jalan.

“Setiap pekerjaan perbaikan jalan harus dilakukan dengan perencanaan matang dan material berkualitas. Jangan sampai baru beberapa bulan diperbaiki, jalan sudah kembali rusak,” tegas Bennie, Senin, 25 Agustus 2025.

Ia menilai, dalam beberapa kasus masih ditemukan jalan yang setelah diperbaiki tidak bertahan lama. Hal ini, menurutnya, menjadi tanda perlunya evaluasi terhadap kualitas pengerjaan maupun pengawasan yang dilakukan dinas terkait.

Bennie juga menambahkan, pembangunan jalan yang berkualitas akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, baik dari sisi keselamatan, kelancaran transportasi, maupun peningkatan perekonomian daerah. 

Kalau jalannya bagus dan tahan lama, maka masyarakat tidak hanya nyaman, tetapi juga biaya perawatan kendaraan lebih hemat,” ujarnya.

Oleh karena itu, ia mendorong agar pemerintah kota meningkatkan pengawasan terhadap setiap kontraktor pelaksana proyek perbaikan jalan. Hal ini bertujuan memastikan bahwa standar kualitas yang ditetapkan benar-benar dijalankan di lapangan.

Selain itu, Bennie menekankan agar perbaikan jalan juga memperhatikan aspek lingkungan dan drainase. Sebab, kerusakan jalan di Palangka Raya kerap disebabkan oleh genangan air akibat sistem drainase yang belum maksimal.

“Pembangunan jalan harus satu paket dengan sistem drainase yang baik. Kalau drainasenya tidak berfungsi, jalan yang diperbaiki sebaik apapun pasti cepat rusak,” pungkas Bennie. (MARINI/H)