PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan agar lebih mudah diakses masyarakat. Inovasi jemput bola dan integrasi layanan menjadi salah satu strategi yang dijalankan.

Hal ini disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng Herson B. Aden saat membacakan sambutan Plt. Sekda dalam Rapat Koordinasi Administrasi Kependudukan Wilayah se-Kalteng di Palangka Raya, Senin, 25 Agustus 2025.

“Pemerintah berkewajiban memberikan perlindungan dan pengakuan terhadap status pribadi maupun status hukum setiap warga negara, termasuk atas peristiwa kependudukan yang terjadi, baik di dalam maupun di luar negeri,” kata Herson.

Ia menyampaikan bahwa data kependudukan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Karena itu, peningkatan layanan dan kualitas data harus berjalan beriringan.

Selain mempermudah akses layanan, aspek keamanan data juga diperkuat melalui penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) dalam SIAK. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kerahasiaan dan integritas data.

Herson menambahkan, administrasi kependudukan yang kuat mendukung visi pembangunan daerah dan nasional. Data kependudukan juga menjadi bagian penting dalam mencapai Indonesia Emas 2045.

Ia menegaskan, penguatan sistem kependudukan merupakan instrumen penting untuk menjadikan layanan publik lebih efektif, aman, dan berkelanjutan. (HERMAWAN DP/H)