BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Maraknya peredaran uang palsu di Kuala Kapuas dalam sebulan terakhir mendapat perhatian serius dari Polres Kapuas.
Pihak kepolisian menyatakan sedang mendalami kasus ini dan meminta partisipasi aktif masyarakat untuk memberikan informasi.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Kapuas, AKP Rizki Atmaka Rahadi menegaskan bahwa pihaknya sedang terus mendalami isu ini.
"Intinya kami Polres sedang mendalami terus terkait isu ini," ungkap AKP Rizki kepada Borneonews pada Senin, 25 Agustus 2025.
Pihaknya sangat terbuka jika ada masyarakat yang bersedia membantu memberikan informasi atau melapor sebagai korban.
Berdasarkan laporan masyarakat, setidaknya ada tiga peristiwa uang palsu yang terjadi sepanjang Agustus 2025. Peristiwa pertama terjadi pada 10 Agustus, saat seorang pedagang ponsel di Jalan Cilik Riwut menerima uang palsu pecahan Rp.100.000.
Kemudian pada 25 Agustus, seorang pedagang makanan di Jalan Patih Rumbih menjadi korban uang palsu pecahan Rp.100.000, dan di hari sebelumnya, seorang pedagang beras di Pasar Sabtu Kapuas juga menjadi korban uang palsu pecahan Rp.50.000.
"Diberikan imbauan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati lagi terkait maraknya isu penyebaran uang palsu," tambahnya.
Sementara itu, menurut pengakuan warga yang menerima uang palsu, diketahui palsu yang beredar memiliki ciri-ciri yang mencolok. Setelah diterawang, uang palsu tidak memiliki gambar pahlawan nasional, Soekarno dan Mohammad Hatta, seperti pada uang asli.
Selain itu, tekstur dan ketebalan kertas uang palsu berbeda dengan uang asli. Uang palsu terasa tipis, mirip kertas HVS, sementara uang asli lebih tebal dan cetakannya jelas. Nomor seri pada uang palsu juga cenderung lebih besar dibandingkan dengan uang asli.
Dengan adanya langkah ini, Polres Kapuas berharap masyarakat dapat membantu kerja kepolisian dalam mengungkap sindikat uang palsu.
Kerja sama antara masyarakat dan pihak berwajib diharapkan dapat mengakhiri keresahan ini dan menjaga keamanan transaksi di wilayah Kuala Kapuas. (SABRIANOOR/R)









