BORNEONEWS, Sampit – Warga menyambut baik pemasangan penerangan jalan umum (PJU) di sepanjang Jalan Pemuda dan Jalan Pramuka, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Selama ini, kawasan tersebut rawan tindak kriminal, khususnya begal, akibat kondisi jalan yang gelap.
“Terima kasih kepada Pemkab Kotim yang sudah memasang PJU. Selama ini kami hanya mengandalkan lampu rumah warga. Semoga dengan adanya lampu jalan bisa mengurangi angka kriminalitas,” kata Yanuar, warga sekitar Jalan Pramuka, Selasa, 26 Agustus 2025.
Tahun ini, pembangunan PJU dilakukan di 164 titik di sepanjang Jalan Pemuda dan Jalan Pramuka. Penentuan titik dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi lapangan serta kebutuhan penerangan di wilayah rawan.
Untuk Jalan Pemuda, proyek pemasangan PJU ditangani CV Sarana Indah Motor dengan nilai kontrak Rp2,7 miliar. Sebanyak 81 tiang lampu dipasang di jalan sepanjang 2,3 kilometer dengan waktu pengerjaan 147 hari terhitung 21 Mei hingga 15 Oktober 2025.
Sementara itu, di Jalan Pramuka, proyek ditangani PT Wardhana Wardhani Jaya dengan nilai kontrak Rp2,8 miliar. Sebanyak 83 tiang lampu dipasang di jalan sepanjang 3,2 kilometer. Kontrak dikerjakan selama 154 hari, mulai 22 Mei hingga 21 Oktober 2025.
Sejauh ini, sudah nampak tiang PJU berdiri di sepanjang Jalan Pemuda dan Pramuka. Proyek tersebut ditargetkan rampung pada September 2025, meski batas waktu kontrak hingga Oktober.
Pembangunan PJU menjadi salah satu program strategis Bupati Kotim Halikinnor. Pemerintah daerah menargetkan penerangan jalan dapat tersebar merata di kawasan perkotaan maupun permukiman warga.
Dengan adanya PJU, masyarakat diharapkan lebih aman dan nyaman saat beraktivitas di malam hari. Pemasangan lampu jalan ini juga menjadi jawaban atas aspirasi masyarakat terkait masih adanya kawasan gelap yang rawan kecelakaan lalu lintas maupun tindak kriminal. (DEWI PATMALASARI/j)









