BORNEONEWS, Pulang Pisau - Sejumlah jalan utama di Kabupaten Pulang Pisau berlumpur dalam musim hujan yang intensitasnya semakin meningkat. Beberapa jalan utama yang rusak dan berlumpur tersebut yakni di Kecamatan Maliku-Pandih Batu-Kahayan Kuala dan Maliku-Sebangau Kuala.

Sebagian jalan penghubung di Desa Pasanan dan Desa Papuyu di Kecamatan Kahayan Kuala dikeluhkan warga dan pengguna jalan karena berlumpur, Demikian juga kondisi yang sama di Desa Bantanan Kecamatan Sebangau Kuala yakni ruas yang menghubungkan Kecamatan Maliku dan Kecamatan Sebangau Kuala. Kerusakan yang tidak berbeda juga dapat ditemui di ruas Gadabung, Desa Pantik dan Sanggang yang menghubungkan Kecamatan Maliku dan Pandih Batu.

Nudin, warga Kecamatan Kahayan Kuala mengatakan,  merasa terganggu ketika harus melalui jalan berlumpur saat dari Desa Papuyu menuju desa Pasanan. Terpaksa dirinya harus memakai sepatu bot ketika akan melalui jalan berlumpur tersebut.

“Kalau sudah hujan deras berhari-hari kondisi lumpur akan semakin parah, dan akan banyak ruas jalan-jalan disini yang berlumpur,” katanya. 

Dia mengatakan, tidak ada jalan lain lagi yang harus dilalui karena jalan tersebut merupakan jalan satu-satunya. “Mau tidak mau haru tetap dilewati, meski harus menggunakan peralatan tambahan, misalnya sepatu bot,” ujar Nudin.

Terkait hal tersebut Anggota DPRD Pulang Pisau Suhardi mengatakan telah menerima keluhan dari masyarakat terkait kondisi jalan rusak tersebut. Dia mengharapkan untuk tahun anggaran kedepan ada usulan perbaikan atau peningkatan yang disampaikan Dinas Pekerjaan Umum. Untuk usulan yang dilakukan pada saat ini kemungkinan dapat direalisasi tahun depannya lagi.

“Karena sudah mendekati akhir tahun pengusulan kemungkinan baru diproses tahun 2017 depan,” terangnya.

Beberapa ruas jalan kata dia sudah diusulkan dalam musrembang kabupaten, dan pada saat melakukan reses di Dapil I bersama anggota lainnya. Suhardi mengatakan sudah membicarakan hal tersebut, terkait sejumlah jalan di daerah pemilihannya tersebut. 

Usulan yang disampaikan kata dia tidak hanya jalan, namun juga usulan perbaikan jembatan. Dia benjanji pihaknya akan mengawal usulan masyarakay yang sedang dibahasa tahun ini dan mudah-mudahan tahun 2017 bisa terakomodasi dalam APBD. (JAMES DONNY/m)