PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Barat (Kobar) memastikan lahan demplot pertanian di kawasan Sport Center Pangkalan Bun akan terus berlanjut meski kegiatan Pekan Daerah (PEDA) KTNA Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) telah selesai.

Kepala Dinas Pertanian Kobar, Kris Budi Hastuti, mengatakan lahan demplot tersebut akan dibiayai melalui APBD pada tahun pertama, lalu pengelolaannya diserahkan kepada kelompok tani.

“Konsepnya memang dari awal berkelanjutan, tidak hanya untuk kegiatan PEDA KTNA saja,” ujarnya, Selasa, 26 Agustus 2025.

Menurut Kris Budi, keberadaan lahan ini diharapkan menjadi sarana edukasi pertanian bagi masyarakat, khususnya generasi muda, sekaligus mendukung program nasional seperti Swasembada Pangan dan Makan Bergizi Gratis.

Menariknya, lahan percontohan ini juga mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Bahkan, hingga kini lokasi tersebut masih ramai dikunjungi warga maupun sekolah-sekolah untuk belajar pertanian.

“Sejak sebelum acara PEDA KTNA sampai sekarang, lahan itu seperti jadi destinasi wisata baru. Banyak warga datang sore hari, termasuk anak-anak sekolah dari TK sampai SMA,” tambahnya.

Di lahan demplot itu ditanam berbagai jenis komoditas, tanaman tahunan, hingga buah-buahan, sehingga bisa menjadi contoh nyata sekaligus tempat belajar pertanian bagi semua kalangan.(NURITA/y)