SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Wakil Ketua II DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Rudianur, berharap seminar wawasan kebangsaan dapat dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat SMP hingga perguruan tinggi.

“Kalau bisa seminar seperti ini dilaksanakan mulai dari tingkat SMP sampai tingkat atas. Dengan demikian mereka bisa mengendalikan diri dengan baik dan juga menekan pergaulan bebas di kalangan anak-anak sekolah dan remaja,” kata Rudianur, Selasa, 26 Agustus 2025.

Dirinya menghadiri seminar wawasan kebangsaan bersama Dr Habib Segaf Bin Hasan Baharun di Gedung Serba Guna Sampit. Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-80 RI tersebut diikuti oleh pelajar, mahasiswa, dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Rudianur mengapresiasi seminar yang mengangkat tema Ukhuwah Islamiyah dan Ukhuwah Walhaniyah: Jalan Menuju Persatuan dan Kemajuan Bangsa tersebut.

Menurutnya, sudah lama kegiatan serupa tak digelar di daerah ini, padahal sangat penting untuk membentuk karakter generasi muda.

"Kegiatan ini sangat bagus sekali, kalau bisa kegiatan seperti ini jangan cuma sekali. Mungkin nanti akhir tahun diadakan lagi, baik untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun pelajar di sekolah-sekolah," imbuhnya. 

Dengan adanya wawasan kebangsaan, ia berharap, khususnya bagi generasi muda, dapat memperkuat persatuan dan kesatuan, menumbuhkan rasa cinta tanah air dan nasionalisme, menjaga keutuhan NKRI dari disintregasi, serta memiliki ketahanan diri dalam menghadapi tantangan global dan paham menyimpang seperti radikalisme. Selain itu juga mendorong daya saing bangsa, memupuk sikap saling menghormati antarbudaya, dan meningkatkan kepekaan terhadap kepentingan nasional.

"Paling tidak hari ini mendapat ilmu dasar bahwa wawasan kebangsaan itu seperti apa, dan isinya wawasan kebangsaan itu adalah saling menghormati, saling tepo seliro (tenggang rasa), Kalau dulu itu semacam ada pelajaran mengamalkan P4 (Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila)," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/H)