BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Aksi pencurian kembali terjadi di kawasan Jalan Rambutan, Kelurahan Baru, Kecamatan Arut Selatan, Pangkalan Bun.
Seorang maling terekam kamera CCTV saat membawa kabur satu karung bawang dari toko Bawang Berkah ABC, Senin, 25 Agustus 2025 sekitar pukul 20.00 WIB.
Penjaga toko yang enggan disebutkan namanya menuturkan bahwa saat kejadian dirinya sedang mengantar pesanan ke pasar, sehingga toko dijaga oleh saudaranya.
“Iya kejadiannya kemarin. Jadi, biasanya saya yang jaga, tapi malam itu kebetulan mas saya yang jaga. Maling itu dikira saya, karena pakaiannya serba hitam dan membawa helm. Setelah bawangnya dibawa kabur, baru sadar kalau itu bukan saya,” ungkapnya, Selasa, 26 Agustus 2025.
Ia menjelaskan pencuri berhasil melarikan diri karena tidak ada kendaraan yang bisa digunakan untuk mengejar.
“Saat disamperin, malingnya sudah kabur. Mau dikejar juga nggak ada motor. Jadi lolos begitu saja,” tambahnya.
Satu karung bawang putih yang dicuri tersebut ditaksir senilai Rp 510 ribu. Menurutnya, jika yang diambil bawang merah, kerugian bisa lebih besar.
“Pernah sebelumnya, Toko disekitar sini dicuri bawang merahnya se karung. Saat itu harganya pas lagi mahal-mahalnya bisa sampai Rp1,4 juta per karung,” jelasnya.
Ia menduga pelaku merupakan orang yang sudah paham dengan situasi di sekitar kawasan tersebut, bahkan kemungkinan besar juga seorang penjual bawang.
"Sepertinya pelaku orang yang sama, mungkin juga penjual bawang. Tidak mungkin untuk dipakai sendiri,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia mengaku kejadian pencurian serupa sudah sering menimpa beberapa pedagang bawang di Jalan Rambutan. Bahkan modusnya mengambil bawang saat proses bongkar muat.
“Teman-teman juga pernah kemalingan. Pas lagi muat bawang merah ke mobil, begitu tidak ada yang jaga, langsung diangkut maling,” bebernya.
Meski mengalami kerugian, pihak toko memilih tidak melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian. Ia hanya ingin mengingatkan masyarakat sekitar agar lebih waspada terhadap aksi pencurian.
“Saya mau viralkan aja supaya orang berhati-hati dan waspada. Karena di sekitar sini memang sering kejadian,” tegasnya. (DANANG/R)









