BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah (Kalteng) terus memperkuat peran Desa Bersinar (Desa Bersih dari Narkoba) guna menyukseskan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
"Di tahun ini untuk desa bersinar itu di Desa Candi, Kecamatan Kumai, di sana sudah ada agen pemulihannya itu sebanyak 5 orang, yang sedang melakukan pelayanan intervensi berbasis masyarakat (IBM)," kata Pelaksana Tugas Kepala BNNK Kobar Hajar Sugihandoyo di Pangkalan Bun, Selasa, 26 Agustus 2025.
Dia menambahkan dalam upaya tersebut pihaknya juga telah menghadirkan klinik pratama untuk penanganan rehabilitasi bagi para pengguna narkotika.
"Di tahun ini kita sudah menangani kurang lebih 16 orang di klinik tersebut, tetapi rehabilitasi ini kita rawat jalan, dan ini baru satu satunya," ungkapnya.
Dia menerangkan, saat ini untuk fasilitas rawat inap untuk pecandu di Kabupaten Kotawaringin Barat belum ada, maka bagi pengguna yang di rawat inap tersebut harus di rujuk terlebih dahulu ke tempat rehabilitasi lain yang ada di luar daerah.
"Harapan kedepannya semoga semakin banyak tempat rehabilitasi, karena pengguna ini banyak yang sulit untuk membuka diri. Jadi dengan banyaknya tempat rehabilitasi masyarakat bisa banyak pilihan," kata Hajar.
Di sisi lain, dalam rangka menyukseskan program P4GN pihaknya juga terus melibatkan berbagai pihak terkait terutama di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat.
"Berbagai kegiatan yang berkolaborasi dengan berbagai unsur, kami laksanakan di dalamnya, mulai dari melakukan kegiatan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda," kata Hajar.
Adapun tujuan utama dalam sosialisasi dan edukasi ini yaitu ke sekolah-sekolah. Sebab, para pelajar merupakan generasi bangsa yang harus di cegah sejak dini, sehingga diberikan edukasi tentang bahayanya narkoba untuk masa depannya.
Tidak hanya itu, BNNK Kotawaringin Barat pun meminta kepada pihak sekolah untuk memberikan edukasi bahaya narkotika, melalui kegiatan yang positif.









