BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melaksanakan orientasi peningkatan kapasitas tahun 2025 kepada 590 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) .
Bupati Kobar Nurhidayah saat membuka orientasi di Pangkalan Bun, Selasa, 26 Agustus 2025 mengatakan, kegiatan itu sangat penting dan strategis dalam memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
"PPPK ini kan bagian dari aparatur sipil negara (ASN). Jadi, harus benar-benar memahami kebijakan dan pelayanan publik yang sedang serta terus dilaksanakan pemkab," ucapnya.
Dia menyebut saat ini pemerintah dari tingkat pusat hingga daerah, dituntut untuk bekerja cepat, tepat, transparan dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis. Terutama dalam bidang pelayanan publik yang semakin kompleks.
"Di sinilah peran strategis dari PPPK, yang diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kinerja pemerintah daerah," kata Nurhidayah.
Menurut orang nomor satu di lingkup Pemkab Kobar itu, orientasi ini bukan hanya sekedar kegiatan formalitas, melainkan tahapan awal yang sangat krusial untuk membekali para peserta PPPK untuk memahami tugas dan fungsi ASN.
"Orientasi ini adalah investasi awal. Ikutilah seluruh rangkaian kegiatan dengan penuh kesungguhan. Serap ilmu dan wawasan sebanyak mungkin, karena ini akan menjadi pondasi dalam perjalanan karier saudara-saudara ke depan," pesannya.
Kolaborasi, kata dia, adalah kunci keberhasilan, bangun mental melayani, tunjukkan etika dan integritas dalam melaksanakan tugas.
"Kami berharap, kehadiran PPPK dapat mendukung pencapaian visi daerah, yaitu Kotawaringin barat sejahtera, maju, dan berkelanjutan. Karena visi ini tidak akan tercapai apabila tidak ada kontribusi aktif dari saudara -saudara," ungkapnya.
Di tempat yang sama, Kepala BKPSDM Kobar Aida Lailawati menyebutkan, sebanyak 590 orang peserta itu, 122 orang diantaranya tenaga kesehatan, 223 orang , tenaga pendidikan, dan 145 lainnya tenaga teknis .
"Orientasi ini wajib diikuti oleh PPPK yang baru diangkat, tentunya ini untuk memperkenalkan nilai-nilai tugas dan fungsi ASN," sebutnya.
Dia mengatakan, pembelajaran yang diberikan kegiatan orientasi PPPK ini adalah pemahaman pengenalan fungsi dan tugas ASN, pengenalan nilai dan etika pada instansi pemerintahan.
"Kegiatan ini penting dilakukan, mengingat mereka ini di angkat dari non ASN, tentunya perlu pemahaman fungsi ASN sebelum terjun ke inovasi Pemerintahan," kata Aida Lailawati.









