SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) memproyeksikan perputaran ekonomi mampu mencapai hingga Rp7 miliar pada gelaran Sampit Trade Expo 2025 digelar selama 23-30 Agustus.

“Melalui Sampit Trade Expo 2025 yang digelar selama kurang lebih sepekan ini diharapkan terjadi perputaran ekonomi sekitar Rp6 miliar hingga Rp7 miliar, sehingga acara ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan gairah perekonomian daerah kita,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Perindustrian Kotim sekaligus Ketua Panitia Johny Tangkere di Sampit, Selasa, 26 Agustus 2025.

Dalam kegiatan ini pihaknya bekerja sama dengan UMKM Harati Jaya selaku event organizer, dengan tujuan memberdayakan dan merangkul UMKM menjadi mitra strategis pemerintah daerah.

Jumlah peserta secara keseluruhan kurang lebih 160 peserta, meliputi instansi OPD, BUMN, BUMD, perusahaan swasta dan perbankan sebanyak 50 peserta, pedagang luar daerah 30 peserta, pedagang lokal 40 peserta dan pedagang kaki lima 40 peserta.

Di samping stan-stan OPD yang memamerkan sejumlah capaian maupun program yang dijalankan, juga ada bazar UMKM, pasar rakyat hingga wahana permainan untuk menambah semarak acara tersebut.

Sampit Trade Expo merupakan acara tahunan yang terbukti mampu memberikan andil dalam upaya promosi produk unggulan daerah dan meningkatkan perkembangan ekonomi daerah.

Tahun ini diselenggarakan pada Agustus, sehingga dengan semangat kemerdekaan untuk peningkatan ekonomi daerah, serta memeriahkan rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80.

Sampit Trade Expo ini menjadi kesempatan bagi para pelaku usaha memamerkan dan mempromosikan karya terbaik mereka, yaitu produk-produk unggulan daerah kepada publik dan saling bertukar pengalaman dan ide.