PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kota Palangka Raya terus berupaya memperkenalkan literasi keuangan berbasis syariah kepada masyarakat luas.

Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM, dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya, Samsul Rizal, yang juga merupakan pengurus MES Kota Palangka Raya, menegaskan komitmen tersebut dalam kegiatan Roadshow Pasar Modal Syariah yang digelar di Rujab Walikota Palangka Raya.

Samsul Rizal menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya untuk memperkenalkan keberadaan MES, tetapi juga sebagai upaya menghadirkan sistem investasi yang halal, transparan, dan berkelanjutan.

Selain memperkenalkan MES Kota Palangka Raya, kegiatan ini juga memberikan pemahaman tentang bagaimana mencari pendapatan melalui investasi syariah.

"Kami bahkan menghadirkan narasumber dari Bursa Efek untuk memberikan wawasan lebih luas kepada masyarakat," tambahnya, Rabu, 27 Agustus 2025.

Hal ini menunjukkan keseriusan MES dalam memberikan edukasi yang komprehensif kepada masyarakat mengenai investasi syariah.

Salah satu fokus utama MES adalah mendampingi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), terutama dalam hal sertifikasi halal. Sertifikasi halal seringkali menjadi beban bagi pelaku UMKM karena membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

"Banyak warung makan atau pelaku UMKM yang kesulitan jika tidak dibantu. Karena itu, MES akan berupaya membantu sertifikasi halal sesuai dengan anggaran yang tersedia," ungkapnya.

lanjutnya. Upaya ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing produk mereka di pasar yang semakin kompetitif.

Ketua Umum MES Kalimantan Tengah, Norhani, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Roadshow Pasar Modal Syariah ini. Ia menilai bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah, khususnya di bidang pasar modal.

Norhani berharap, melalui kegiatan ini akan lahir semakin banyak investor syariah dari Palangka Raya dan Kalimantan Tengah yang bisa berkontribusi pada pembangunan ekonomi daerah maupun nasional.

"Tema yang kita usung hari ini, Pasar Modal Syariah: Gaya Investasi Kekinian untuk Semua Kalangan, sangat relevan dengan perkembangan zaman. Pasar modal syariah bukan hanya menguntungkan, tapi juga sesuai dengan prinsip halal, aman, dan modern," tuturnya. (PATHUR/j)