BORNEONEWS, Palangka Raya – Kabupaten Kapuas menjadi salah satu lumbung pangan strategis di Kalimantan Tengah dengan potensi besar dalam pengembangan varietas padi lokal.
Lahan rawa pasang surut yang luas dimanfaatkan petani untuk menanam varietas padi lokal unggulan seperti Siam Unus, Siam Mutiara, Karang Dukuh, dan Siam Arjuna. Padi-padi ini dikenal memiliki cita rasa khas serta daya adaptasi tinggi terhadap kondisi agroekosistem rawa.
Untuk mendukung ketahanan pangan nasional sekaligus menjaga plasma nutfah lokal, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalimantan Tengah mengawal panen padi di Kapuas.
Kegiatan pengawalan panen dilakukan secara terpadu dengan melibatkan pemerintah daerah, penyuluh pertanian, serta kelompok tani agar kualitas hasil panen tetap terjaga.
Kadis TPHP Provinsi Kalteng, Rendy Lesmana, memantau langsung panen raya padi lokal di Desa Anjir Serapat Tengah, Kecamatan Kapuas Timur.
“Pengawalan ini untuk memastikan penerapan teknologi panen tepat, serta penanganan pascapanen agar gabah memenuhi standar mutu,” kata Rendy Lesmana dalam keterangan resminya, Selasa, 26 Agustus 2025. (HERMAWAN DP/H)









