PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemanfaatan teknologi pascapanen menjadi salah satu fokus Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalteng dalam mendukung petani.

Kepala Dinas TPHP Kalteng, Rendy Lesmana, menyampaikan penggunaan Combine Harvester terbukti efisien untuk mengurangi kehilangan hasil panen (losses) dan menjaga mutu gabah.

Pengawalan panen dilakukan di hamparan padi lokal seluas 2.400 hektar di Desa Anjir Serapat Tengah, Kecamatan Kapuas Timur.

Selain itu, Dinas TPHP menjalin kolaborasi dengan Kementerian Pertanian dan instansi kabupaten dalam pendampingan di lapangan.

Hal ini dilakukan agar kendala pemanfaatan alat mesin pertanian (alsintan) dan manajemen pascapanen dapat segera teratasi.

“Mari bekerja sama mendukung program ketahanan pangan dengan optimalisasi Brigade Pangan dan Brigade Alsintan yang kolaboratif,” kata Rendy Lesmana dalam keterangan resminya, Selasa, 26 Agustus 2025. (HERMAWAN DP/H)