BORNEONEWS, Gunung Mas - Bupati Gunung Mas, Arton S Dohong memimpin tim ekspedisi ke hulu Sungai Kahayan. Perjalanan ekspedisi kali ini untuk menemukan situs bersejarah di Hulu Sungai Kahayan yakni Bukit Tantan Samatuan dan Patahu Balanga (penjaga kampung), di Kaleka Dambung Mangkurap (tempat tinggal seorang yang bernama Dambung Mangkurap pada zaman dulu).

Tim ekspedisi berangkat dari rumah jabatan Bupati Gumas, Selasa (4/11/2016), sekitar pukul 08.00 WIB. Rombongan yang beranggotakan kurang lebih 40 orang berangkat melalui jalan darat menggunakan mobil.

"Tujuan ekspedisi ini untuk menemukan situs bersejarah di wilayah Hulu Sungai Kahayan, terutama Bukit Tantan Samatuan, Patahu Balangan dan situs bersejarah lainnya," kata Arton sebelum berangkat ekspedisi.

Arton mengharapkan, perjalanan ekspedisi dapat berjalan aman dan lancar dan cuaca pun mendukung. Sehingga peserta ekspedisi bisa sampai tujuan dan kembali dengan selamat. Untuk itu, lanjutnya, tim harus tetap kompak dan selalu melakukan koordinasi. "Dalam ekspedisi ini melibatkan instansi-instansi terkait. Kita harapkan akan banyak manfaat yang diperoleh dari kegiatan ini," ucap dia.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kabupaten Gumas, Yokdie menyampaikan, untuk menunjang kelancaran ekspedisi pihaknya juga telah melakukan survei dan merintis jalan menuju tempat yang ingin dituju.

"Dalam ekspedisi ini juga dilibatkan benerapa masyarakat yang mengetahui kawasan yang menjadi tujuan ekspedisi. Beberapa bulan lalu juga dilakuka pra ekspedisi," terang Yokdie.

Diharapkan, dari kegiatan ini dapat menemukan situs-situs bersejarah yang bisa dipromosikan. Sehingga menarik minat wisatawan berkunjung dan meninkmati keindahan alam Kabupaten Gumas. (EPRA SENTOSA/N).