PANGKALAN BUN –

BORNEONEWS, Pangkalan Bun- Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, terus memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba, terutama di kalangan generasi muda.

Plt. Kepala BNNK Kobar, Hajar Sugihandoyo, mengatakan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) menjadi strategi utama.

Program ini diwujudkan lewat berbagai kegiatan, mulai dari sosialisasi, edukasi ke sekolah hingga pembentukan desa bersih narkoba.

“Pelajar adalah generasi bangsa yang harus dicegah sejak dini. Karena itu kami gencarkan sosialisasi bahaya narkoba ke sekolah,” jelasnya, Rabu, 27 Agustus 2025.

Selain edukasi, BNNK Kobar juga melibatkan sekolah dan orang tua untuk terus memantau aktivitas anak-anak di luar rumah.

Tahun ini BNNK Kobar membentuk Desa Bersih Narkoba (Desa Bersinar) di Desa Candi, Kecamatan Kumai. Di desa tersebut sudah ada lima agen pemulihan yang memberikan layanan Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM).

Di sisi rehabilitasi, BNNK Kobar telah menghadirkan klinik pratama sebagai layanan rawat jalan. Hingga kini, tercatat 16 pengguna narkoba sudah menjalani rehabilitasi, namun untuk layanan rawat inap, pasien masih harus dirujuk ke luar daerah.

“Harapannya, ke depan semakin banyak fasilitas rehabilitasi di Kabupaten Kotawaringin Barat, karena banyak pengguna yang sulit membuka diri, jadi dengan banyak pilihan tempat rehabilitasi mereka bisa lebih terbantu,” pungkasnya. (NURITA/R)